Justin Hubner Jadi Sasaran Ancaman Pembunuhan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Bsafaat
BEK Timnas Indonesia Justin Hubner kembali menjadi sasaran ujaran kebencian dan ancaman di media sosial. Kali ini, pemain naturalisasi tersebut menerima sejumlah pesan bernada ancaman melalui fitur pesan langsung Instagram.
Hubner membagikan tangkapan layar pesan tersebut melalui Instagram Stories pada Minggu (17/8). Dalam unggahan itu, terlihat akun Instagram @el_lilo2307 mengirim sejumlah pesan yang tidak hanya ditujukan kepada Hubner, tetapi juga menyasar keluarganya.
"Semua keluargamu mati. Meninggal setelah kecelakaan kontainer," tulis akun tersebut dalam pesan yang dibagikan Hubner.
"Pergilah ke neraka. Semua keluargamu akan mati tahun ini," lanjut pesan tersebut.
Alih-alih membalas dengan emosi, Hubner justru menanggapi pesan tersebut dengan kalimat singkat bernada sindiran.
"Terlalu banyak jagoan media sosial akhir-akhir ini," tulis Hubner melalui Instagram Stories.
Hubner tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas pengirim maupun langkah hukum yang akan ditempuh terkait pesan tersebut.
Pesan ancaman itu muncul setelah Vietnam mengalahkan Malaysia pada leg pertama semifinal ASEAN Championship atau Piala AFF 2026.
Hasil tersebut membuat Vietnam berada dalam posisi lebih menguntungkan untuk melangkah ke partai final, meski Malaysia masih memiliki peluang membalikkan keadaan pada leg kedua.
Serangan terhadap Hubner di media sosial bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, bek yang kini memperkuat Fortuna Sittard tersebut juga menjadi sasaran ujaran kebencian setelah Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2026.
Serangan ketika itu bahkan meluas kepada keluarga Hubner. Istri Hubner, Jennifer Coppen, serta putri mereka turut menjadi sasaran komentar dan pesan bernada negatif dari sejumlah warganet.
Peristiwa tersebut kemudian mendapat perhatian PSSI. Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyayangkan tindakan suporter yang melampiaskan kekecewaan kepada pemain hingga keluarganya. (bsf)
Editor : Inilahkoran

