Kades Wargajaya Sanggah Lakukan Dugaan Korupsi, ES Bilang Merasa Lebih dari Maksimal dalam Penggunaan Dana Desa
Kades Wargajaya ES mengklarifikasi tahap penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana desa TA 2022 dan 2023.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Kades Wargajaya ES mengklarifikasi tahap penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana desa TA 2022 dan 2023.
Kepada INILAH KORAN, Kades Wargajaya ES membantah melakukan korupsi dan mengaku sudah melaksanakan pembangunan yang bersumber dari dana desa itu sudah lebih dari maksimal.
"Saya sebagai pengguna anggaran dana desa, sudah melaksanakan pembangunan lebih dari maksimal mulai dari perencanaan hingga laporan pertanggungjawaban," kata Kades Wargajaya ES, Senin 8 Juli 2024.
Kades Wargajaya ES yang masuk periode kedua itu pun mengaku juga sudah mengklarifikasi kepada penyidik Satreskrim Polres Bogor. Walaupun tidak dipanggil, ia pun tetap datang karena ingin mengetahui apa kesalahannya.
Kades Wargajaya ES menjelaskan awal dari dugaan korupsi itu karena adanya laporan dari warga bahwa ada pekerjaan atau pembangunan hotmix sebuah jalan di desanya.
"Saya tidak ada pekerjaan hotmix. Yang ada pekerjaan cut and fill, pengerasan, drainase, dan betonisasi. Awalnya jalan tersebut terdampak bencana alam tanah longsor," jelas Kades Wargajaya ES.
Ia menerangkan pada TA 2023, penggunaan dana desa sudah diaudit Inspektorat Kabupaten Bogor dan dimonitor evaluasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cigudeg.
"Bahkan Pemdes Wargajaya saat itu menjadi percontohan oleh DPMD. Saat itu yang dipanggil Inspektorat ada empat desa namun itu bukan Desa Wargajaya," terang ES.
Editor : Doni Ramdhani

