Kapolres Cimahi Beri Peringatan Keras bagi Kelompok Berandalan Bermotor yang Kerap Meresahkan

Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan memberikan peringatan keras bagi kelompok berandalan bermotor atau geng motor yang kerap meresahkan.

Kapolres Cimahi Beri Peringatan Keras bagi Kelompok Berandalan Bermotor yang Kerap Meresahkan
Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan memberikan peringatan keras bagi kelompok berandalan bermotor atau geng motor yang kerap meresahkan.

INILAHKORAN,Ngamprah-Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan memberikan peringatan keras bagi kelompok berandalan bermotor atau geng motor yang kerap meresahkan.

Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan menegaskan telah mengintruksikan jajarannya melakukan tindakan tegas dan terukur jika menemukan kelompok berandalan bermotor berulah.

Penegaskan Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan tersebut sekaligus sebagai reaksi maraknya sejumlah aksi meresahkan yang kerap dilakukan kelompok berandalan bermotor di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Baca Juga: Ridwan Kamil Masih di Swiss, Sekda Jabar Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan

AKBP Imron Ermawan menegaskan, Polres Cimahi tidak akan memberikan toleransi kepada kelompok berandalan bermotor yang berulah membuat gara-gara dan mengancam kondusivitas wilayah hukumnya.

"Instruksi saya jelas, kalau ada kelompok bermotor yang terlibat tindak kriminal dan mengganggu kondusivitas wilayah, ambil tindakan tegas dan terukur," kata Imron kepada wartawan, Senin, 30 Mei 2022.

Ia menjelaskan, anggotanya bakal mengawasi aktivitas kelompok bermotor di wilayah hukum Polres Cimahi.

Baca Juga: Kasus Hilangnya Koleksi Burung Ratusan Juta di Lembang Park and Zoo, Penyelidikan Polisi Ada Progres

"Ini dilakukan sebagai upaya menciptakan kondisi yang aman dan nyaman di masyarakat," jelasnya.

Ia menyebut,beberapa waktu lalu ada oknum kelompok berandalan bermotor yang tindakannya telah meresahkan masyarakat.

"Kami mengultimatum anggota kelompok bermotor tersebut agar tidak berbuat onar," ujarnya.

Baca Juga: Eks Teroris di Cirebon Diajarkan Budidaya Ikan

Ia menuturkan, guna menghindari adanya gesekan antar kelompok yang bisa memicu aksi saling balas. Pihaknya telah mengumpulkan para pentolan kelompok bermotor untuk berkomitmen membuat deklarasi damai.

"Banyak catatan aksi kriminalitas yang dilakukan anggota kelompok bermotor, itu jadi catatan," ujarnya.

"Tapi kami tidak mau melihat ke belakang, yang jelas mulai detik ini dan kedepan mereka (kelompok bermotor) harus ikut menjaga kondusivitas wilayahnya," sambungnya.

Baca Juga: Ustadz Hanan Attaki Berikan Tips Hidup Diurus oleh Allah SWT, Supaya Lebih Baik

Lebih lanjut ia menuturkan, para pimpinan dari empat kelompok bermotor yang melakukan deklarasi damai, antara lain XTC, GBR, Brigez dan Moonraker.

"Mereka harus bisa menjaga anak buahnya hingga di tingkat grassroot. Jangan sampai di atasnya damai tapi di bawah tidak terkontrol," tuturnya.

Menurutnya, hal itu menjadi tugas semua pihak agar benar-benar menjaga komitmen yang telah disuarakan.

Baca Juga: Kenceng! Selama Jadi Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Terima Setoran Hingga Rp7 Miliar

"Deklarasi damai itu harus menyentuh ke grassroot, semua tidak boleh sampai ada yang mengganggu masyarakat, karena konsekuensi hukumannya jelas," tandasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran