KBB Segera Operasikan Tiga Trayek Baru Angkutan Umum, Ini Rute dan Jalurnya
KBB bakal memiliki tiga trayek angkutan umum lokal baru dan diprediksi berpotensi mendapatkan penumpang dan akan segera beroperasi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Sebanyak tiga trayek baru angkutan umum lokal di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dinyatakan layak untuk beroperasi.
Pasalnya, di rute tiga trayek baru angkutan umum di KBB tersebut memiliki potensi besar untuk mendapatkan penumpang, masih belum tergarap hingga saat ini. Adapun rute yang dinilai layak, antara lain Cimareme-Cilame-Ngamprah yang melewati kompleks perkantoran Pemda KBB. Kemudian Gunungbentang-Saguling-Cipongkor, dan trayek antar kota dalam provinsi (AKDP) Sindangkerta-Jatinangor.
Ketua Organda, KBB Asep Dedi mengatakan, berdasarkan rerouting (kajian trayek) ada tiga trayek baru angkutan umum di KBB yang sudah layak untuk beroperasi.
Baca Juga: Stok Pangan Selama Ramadan di Bandung Aman, Ini Kata Dewan Soal Langkanya Minyak Goreng Curah
"Selain potensi penumpang besar, kajian itu juga sudah diusulkan sejak lama," katanya.
Ia menuturkan, usulan rerouting tiga trayek baru tersebut telah mendapat respon positif dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Pemda Kabupaten Bandung Barat.
"Bahkan unit kendaraan yang bakal melayani rute tersebut sudah siap, karena operator pengusaha angkutan pun sangat menyambut baik," tuturnya.
Ia menyebut, pihaknya memperkirakan pada tahap awal unit kendaraan yang beroperasi untuk melayani trayek Cimareme-Cilame-Ngamprah sekitar 50 unit angkot.
Baca Juga: Kronologi Truk Pengangkut Minyak Goreng Terguling di Ciamis, Warga Sampai Bawa Ember
Kemudian, sambung dia, trayek Gunungbentang-Saguling-Cipongkor sekitar 25 unit, dan Sindangkerta-Jatinangor sekitar 10 unit bus ukuran 3/4.
"Sudah banyak aspirasi masyarakat yang meminta agar tiga trayek baru tersebut segera di buka. Sebab selama ini biasanya masih dilayani pakai ojeg dan ongkosnya mahal jika dibandingkan naik angkot," terangnya.
Sementara itu, Kabid Angkutan Dinas Perhubungan, KBB, Eman Sulaeman menyebut, tiga trayek baru yang diusulkan oleh pihak Organda tersebut memang belum terlayani oleh angkutan umum.
"Sejak KBB berdiri tercatat total ada 31 trayek angkutan umum dan 19 masih aktif beroperasi," sebutnya.
Baca Juga: Ramadhan Artis: Dhini Aminarti Punya Target Khusus Selain Berpuasa, Ternyata...
Ia menjelaskan, pemerintah daerah tentunya bakal mensupport selama potensi penumpangnya ada, seperti untuk trayek Sindangkerta-Jatinangor itu sangat potensial karena sekarang jalannya sudah diperbaiki.
Menurutnya, di wilayah selatan juga banyak mahasiswa asal KBB yang kuliah di Jatinangor.
"Kami tentu mendukung, termasuk rute angkutan yang melewati kantor pemda juga kan belum ada. Tapi nantinya tetap harus ada rerouting, agar tidak ada singgungan trayek," pungkasnya.*** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran


