Kebakaran Hutan Gunung Rinjani, 30 Hektare Lahan Terdampak

Kebakaran hutan di Resor Sembalun Taman Nasional Gunung Rinjani berhasil dikendalikan tim gabungan. Lahan terdampak diperkirakan mencapai 30 hektare.

Kebakaran Hutan Gunung Rinjani, 30 Hektare Lahan Terdampak
Petugas melakukan penyisiran dan pemadaman sisa material yang masih berpotensi menyala kembali usai pemadaman Resor Sembalun di Taman Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (9/8/2026) ANTARA

INILAHKORAN.ID – Kementerian Kehutanan melalui Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) bersama tim gabungan berhasil mengendalikan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan Resor Sembalun, Taman Nasional Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Balai TNGR, Budhy Kurniawan menyampaikan, api berhasil dikendalikan pada Sabtu (8/8) pukul 01.30 WITA. Petugas di lapangan tidak lagi menemukan titik api aktif dan langsung melanjutkan ke tahap penyisiran serta pemadaman sisa material (mopping up).

"Penanganan Karhutla membutuhkan respons cepat dan kerja bersama. Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang bergerak bersama di lapangan. Setelah api berhasil dikendalikan, pemantauan dan mopping up tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala," ujar Budhy seperti dikutip dari Antara, Minggu (9/8/2026).

Kronologi Munculnya Titik Api di Kawasan Maletan Rinjani

Kebakaran ini pertama kali dilaporkan oleh warga pada Jumat (7/8) sekitar pukul 16.48 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Resor Sembalun bersama siswa PKL SKMA langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan tiga titik api aktif di kawasan Maletan.

Tim pemadam awal yang terdiri dari 22 personel—meliputi petugas TNGR, Masyarakat Mitra Polhut, warga lokal, siswa PKL SKMA, Polsek Sembalun, Koramil Sembalun, hingga Damkar Lombok Timur—segera dikerahkan untuk memadamkan api.

Namun, demi keselamatan petugas (K3) akibat kondisi medan yang ekstrem dan pergerakan api yang dinamis, tim sempat ditarik kembali ke pos pada pukul 19.00 WITA sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Lahan Terdampak Diperkirakan Capai 30 Hektare

Berdasarkan pengamatan awal menggunakan pesawat nirawak (drone), luas areal yang terdampak Kebakaran diperkirakan mencapai 30 hektare. Vegetasi yang terbakar didominasi oleh semak, perdu, dan liana.

Penanganan berlanjut pada Sabtu dini hari pukul 00.15 WITA. Tim gabungan berkekuatan 35 personel yang dipimpin oleh Kapolres Lombok Timur dan Kepala SPTN Wilayah II bergerak menuju titik api di kawasan Dalem Petung.

Berkat sinergi ketat antara Polres Lombok Timur, Polsek Sembalun, BPBD Lombok Timur, Balai Dalkarhut Seksi III Mataram, dan warga setempat, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 01.30 WITA.

Pihak Balai TNGR memastikan pemantauan intensif di lokasi akan terus dilakukan agar tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu Kebakaran susulan.

Kementerian Kehutanan juga mengimbau seluruh masyarakat di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada petugas jika menemukan indikasi atau aktivitas yang berpotensi memicu Kebakaran hutan.


Editor : Ahmad Sayuti