Kerukunan Umat Beragama di Jabar Makin Kokoh, IKUB 2025 Lampaui Nasional

Stabilitas sosial berbasis toleransi di Jabar kian menguat. Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) pada 2025 tercatat 79,43 poin yang masuk kategori tinggi,

Kerukunan Umat Beragama di Jabar Makin Kokoh, IKUB 2025 Lampaui Nasional
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar Dedi Mulyadi menegaskan, capaian itu menjadi indikator penting keberhasilan daerah dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman. (dok)

INILAHKORAN.ID - Stabilitas sosial berbasis toleransi di Jabar kian menguat. Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) pada 2025 tercatat 79,43 poin yang masuk kategori tinggi dan melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 77,89.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar Dedi Mulyadi menegaskan, capaian itu menjadi indikator penting keberhasilan daerah dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman.

Menurutnya, IKUB bukan sekadar angka melainkan cerminan efektivitas kebijakan pemerintah dalam meredam potensi konflik berlatar belakang agama, sekaligus memperkuat rasa aman di tengah masyarakat.

"Hubungan sosial masyarakat relatif harmonis dan saling menghargai dalam pelaksanaan ibadah. Konflik keagamaan yang berskala besar tergolong minim," ujar Dedi, dikutip Senin 30 Maret 2026.

Dia menambahkan, stabilitas kerukunan tersebut juga berdampak langsung pada iklim investasi. Kondisi sosial yang kondusif dinilai mampu meningkatkan kepercayaan pelaku usaha untuk menanamkan modal dan mengembangkan bisnis di Jawa Barat.

Penguatan kerukunan ini tidak lepas dari berbagai faktor, mulai dari tingginya tingkat toleransi masyarakat, peran aktif lembaga, hingga kebijakan pemerintah daerah yang konsisten mendorong dialog lintas agama.

Salah satu elemen kunci yakni keberadaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang berfungsi sebagai jembatan komunikasi antarumat beragama.

Selain itu, intensitas interaksi sosial antarwarga dari latar belakang agama yang berbeda juga memperkuat kohesi sosial dan memperkecil potensi gesekan di masyarakat.

Berbagai program yang digulirkan Pemprov Jabar pun diarahkan untuk memperkuat fondasi kerukunan, mulai dari kegiatan lintas agama hingga pembinaan kelembagaan keagamaan.

Dengan capaian itu, Jabar menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan tingkat toleransi tinggi di Indonesia, sekaligus menunjukkan harmoni sosial dapat menjadi modal strategis dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.


Editor : Doni Ramdhani