Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Karya Guna Terus Bergerak Gencarkan Sosialisasi Perda Perlindungan Anak

Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Guna memberikan respon cepat terhadap tingginya angka kasus kekerasan terhadap anak. Langkah nyata yang diambil pun dengan terus bergerak menggencarkan sosialisasi Perda Perlindungan Anak kepada masyarakat.

Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Karya Guna Terus Bergerak Gencarkan Sosialisasi Perda Perlindungan Anak
Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Guna terus menggencarkan sosialisasi Perda Perlindungan Anak. (Foto Dok Humas DPRD Jabar)

INILAHKORAN, Bandung - Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna menegaskan, sosialisasi Perda 3/2021 tentang perlindungan anak harus digencarkan.

Sebab, kekerasan yang dialami oleh anak dari lingkungannya tidak hanya satu atau dua kali terjadi di Jawa Barat. Bahkan mirisnya kata Buky, kadang kekerasan terhadap anak ini dinormalisasi di lingkungan mereka.

"Kekerasan terhadap anak sudah marak terjadi dan yang lebih menyedihkan, banyak yang masih menganggapnya hal biasa," kata Buky dalam keterangannya, Selasa 24 Juni 2025.

Sebab itu, politisi Partai Gerindra ini mengajak masyarakat untuk terlibat langsung dalam memberikan perlindungan kepada anak.

"Perlindungan Anak ini harus terus digencarkan, supaya semua masyarakat sadar tentang mengayomi anak. Agar kita semua sadar, bahwa setiap anak berhak tumbuh dengan aman, dihargai dan dicintai," imbuhnya.

Mantan musisi yang juga penulis lagu 'Lentera Cinta' ini dengan tegas mengajak masyarakat, bila mendapati di lingkungan mereka terjadi kekerasan pada anak, untuk tidak segan melaporkan kejadian tersebut.

Salah satunya, ke Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) di Kota Cimahi.

"Jika wargi menyaksikan atau mengetahui anak yang mengalami kekerasan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat, segera hubungi @puspa.cimahi karena melindungi anak, artinya menjaga masa depan bangsa," tandas kakak dari Lady Rocker Nicky Astria ini.*(Adikarya Parlemen)


Editor : Ghiok Riswoto