Klok Hadirkan Harapan di Ponpes Nuurul Absor
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
MARC Klok telah membawa napas dan harapan segar bagi para santri Pondok Pesantren Nuurul Abshor, Desa Margaluyu, Kecamatan Pangalengan. Ingatan kelam tentang masa lalu pun runtuh.
Oleh: Muhammad Ginanjar
Musibah kebakaran pada 21 Mei 2026 lalu menyisakan luka mendalam. Sekitar 145 santri terpaksa meminggirkan rasa nyaman mereka, menjalani aktivitas belajar mengaji di tenda-tenda darurat, menumpang di teras rumah warga, hingga berdesakan di garasi.
Di bawah udara Pangalengan yang dikenal dingin menusuk tulang, semangat para santri untuk menimba ilmu agama tidak pernah padam. Keteguhan hati mereka kini terbayar tuntas.
Melalui Marc Klok Foundation bersama Soufyan Daafi lewat Sport Legacy Foundation dan Penderma.id, pembangunan gedung baru Ponpes Nuurul Abshor yang sebelumnya terdampak kebakaran pada 2025 lalu telah rampung.
Klok mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmennya untuk membantu anak-anak Indonesia mendapatkan kesempatan memiliki masa depan yang lebih baik.
Dia berharap kehadiran gedung baru itu dapat memberikan ruang belajar dan tempat tinggal yang lebih aman serta layak bagi para santri.
“Seperti selalu, saya bantu, coba bantu dengan yayasan aku, Marc Klok Foundation. Untuk masa depan, untuk anak kecil, untuk kehidupan lebih baik, untuk percaya diri dan mimpi lebih besar daripada sekarang,” ujar Klok di lapangan pendamping Stadion GBLA, Kamis (3/9).
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak terbatas pada satu bidang. Marc Klok Foundation berupaya menghadirkan berbagai program yang dapat menunjang kebutuhan anak-anak, mulai dari fasilitas olahraga, perlengkapan sekolah hingga pembangunan dan renovasi tempat pendidikan.
“Dengan apa pun yang kita bisa bantu. Lapangan bola, backpack, sekolah atau kita bangun atau kita renovasi, itu dari program kita di yayasan. Goal kita namanya,” katanya.
Klok menyebut pembangunan fasilitas pendidikan di Pangalengan bukan menjadi satu-satunya program yang telah dilakukan di wilayah Bandung. Sebelumnya, yayasan tersebut juga telah membantu pembangunan sekolah lainnya.
“Ini sekolah kedua di Bandung, ada lagi satu di Cililin. Dan kemarin sangat baik, saya sangat senang untuk melihat mereka happy dan juga bangga. Semoga juga dapat inspirasi dan motivasi untuk masa depan lebih baik,” tuturnya.
Lebih lanjut, Klok menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan di Pondok Pesantren Nuurul Abshor tidak hanya berfokus pada pembangunan gedung. Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung aktivitas belajar sekaligus menyediakan tempat tinggal bagi anak-anak yang membutuhkan.
“Kita building, kita bangun sekolah di sana, untuk sekitar 140 orang. Dan ada juga tempat tidur untuk sekitar 20-30 orang anak yang tidak punya rumah atau sekolah yang jauh, mereka bisa menginap di sana,” jelas Klok.
Editor : Inilahkoran

