Persib vs PSM: Ujian Pertama sang Juara
BAGI Persib Bandung, tiga poin pada laga pembuka musim amatlah berharga. Tak sekadar soal poin, tapi pembuktian nyata mereka masih lapar gelar
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Muhammad Ginanjar
Akhirnya, sepak bola kembali ke pelukan para pecintanya. Akhir pekan ini euforia suporter Bandung takkan terbendung.
Riuh rendah obrolan kedai kopi kembali bergelora. Perdebatan taktik di media sosial hingga ramai perburuan tiket digital menjadi penanda mutlak kompetisi kasta tertinggi telah dimulai.
Pasukan Igor Tolic bakal memulai kompetisi dengan sejuta ekspektasi. Setelah juara tiga musim berturut-turut, Maung Bandung ingin terus menancapkan hegemoni. Lawan pertama mereka, musuh lama dari sejak era perserikatan, PSM Makassar.
Takdir mempertemukan dua kiblat sepak bola tanah air dalam laga pembuka yang sarat emosi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (5/9) malam WIB.
Puluhan ribu Bobotoh bakal membiru-langitkan seisi stadion. Bagi mereka, ini bukan sekadar sekadar urusan 90 menit mengejar tiga poin pertama. Ini adalah perayaan rindu setelah masa jeda pramusim yang sunyi.
Persib pun ingin memberi timbal balik sepadan kepada para suporter yang telah mengerahkan segalanya untuk datang langsung ke Stadion. Kemenangan jadi harga mati. Para pemain diminta berjuang keras meraih kemenangan agar para Bobotoh tak pulang dengan rasa kecewa.
Hal itu disadari sang Manajer Umuh Muchtar. Namun, dia mengerti urusan teknis bukan jadi kewenangannya. Apalagi dia merasa materi pemain Maung Bandung sudah cukup mumpuni di semua lini. Umuh pun hanya akan bergerak untuk menuntaskan satu hal: kekompakan tim.
Bahkan, pria yang akrab disapa Pak Haji ini punya cara tersendiri untuk membakar semangat pasukan Maung Bandung sebelum bertarung.
Tak sekadar memberi motivasi, Umuh mengajak para pemain makan bersama. Baginya, momen sederhana tersebut punya arti penting yakni menciptakan kedekatan antar pemain.
“Insya Allah kalau melihat pemain-pemain sekarang. Walaupun ada yang mengatakan main bagus, main bagus, tapi kalau belum waktunya dan bukan rezekinya, kan juga bisa bahaya,” ujar Umuh di lapangan pendamping Stadion GBLA, Kamis (3/8).
Umuh memastikan kegiatan tersebut menjadi cara Umuh untuk menciptakan chemistry di dalam skuat Persib. Terlebih, terdapat delapan pemain baru yang membela timnya.
Ia ingin para pemain bisa berbaur, ngobrol, hingga bercanda bersama. Menurutnya, suasana seperti itu dibutuhkan agar seluruh anggota tim merasa menjadi bagian dari keluarga yang sama.
“Kalau waktu makan mereka bisa ngobrol bersama, sambil saling bercanda. Itu yang kita perlukan. Jadi tidak ada lokal, tidak ada asing. Semuanya harus berbaur dan tetap bersatu,” tegasnya.
Sementara itu bagi sang kapten tim Marc Klok laga ini membuka memori masa lalu. Ada ikatan tak kasat mata yang selalu menghubungkannya dengan Kota Makassar.
Jauh sebelum ia memimpin ruang ganti Persib Bandung dan mengangkat trofi juara, PSM adalah pelabuhan pertama yang membuka pintu kariernya di sepak bola Indonesia pada tahun 2017 silam.
Di bawah langit Sulawesi, Klok muda bertransformasi dari seorang asing menjadi idola, bahkan mempersembahkan trofi Piala Indonesia.
Menjelang laga perdana musim ini, memori itu kembali berputar. Bagi Klok, menghadapi mantan klubnya adalah momen refleksi diri tentang dari mana ia memulai dan di mana ia berdiri sekarang.Lebih dari Sekadar Nostalgia"Ini selalu menjadi pertandingan spesial. PSM adalah tim saya dulu. Saya membangun sebagian besar karier saya di sana," ungkap Klok Namun, profesionalisme di atas lapangan hijau tidak pernah mengenal kata kompromi. Klok tahu betul, rasa hormat terbaik kepada masa lalu adalah dengan memberikan performa 100 persen untuk klub yang dibelanya saat ini.
Tren Buruk Di balik romansa masa lalu, ada beban berat yang dipikul Klok di pundak Klok. Persib Bandung memasuki musim 2026/2027 dengan status mentereng, namun dibayangi rekor kurang ideal dalam beberapa tahun terakhir.
Pangeran Biru kerap lambat panas dan mencatatkan awal musim yang buruk. Klok ingin mengubah narasi tersebut.
Pertandingan melawan PSM harus menjadi batu pijakan untuk membangun fondasi juara yang kokoh sejak pekan pertama.
"Dua atau tiga tahun terakhir mungkin kami selalu memiliki awal yang buruk. Jadi, semoga musim ini kami bisa memulainya dengan baik sejak awal dan itu membantu kami sampai akhir," tuturnya penuh harap.
Harapan Baru Sementara itu laga ini menjadi kesempatan pertama Darije Kalezic membuktikan kemampuan meracik tim setelah kembali dipercaya menangani Pasukan Ramang.
Pergantian pelatih disertai perubahan cukup besar dalam skuad membuat tim asal Makassar itu memasuki musim baru dengan identitas permainan yang masih dalam proses dibentuk.
Tantangan PSM semakin besar jika melihat catatan lima pertemuan terakhir melawan Persib di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
PSM belum mampu meraih kemenangan dalam lima laga tersebut. Tiga pertandingan berakhir dengan kekalahan, sementara dua lainnya menghasilkan hasil imbang.
Catatan tersebut menunjukkan Persib dalam beberapa pertemuan terakhir mampu menjaga keunggulan atas PSM. Namun, rekor masa lalu tidak otomatis menentukan hasil pertandingan musim ini.
Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin sebelumnya berharap tim mampu mendapatkan hasil positif dalam pertandingan perdana tersebut.
“Mudah-mudahan lawan Persib bisa meraih hasil menggembirakan,” kata Nur Fajrin.
Harapan tersebut menjadi semakin penting karena PSM akan menghadapi musim dengan tuntutan untuk tampil konsisten sejak awal.
Kemenangan di GBLA akan memberikan keuntungan ganda. Selain mengakhiri penantian lima pertandingan tanpa kemenangan atas Persib, tiga poin juga bisa menjadi suntikan kepercayaan diri bagi skuad Kalezic. (bsf)
HEAD TO HEAD
17/05/26: PSM 1-2 Persib 27/12/25: Persib 1-0 PSM 01/02/25: Persib 1-0 PSM 11/09/24: PSM 0-0 Persib 19/07/24: Persib 2-0 PSM
5 LAGA TERAKHIR PERSIB 31/08/26: Persib 1-0 Manila Digger 18/08/26: Persib 3-2 Bali United 15/08/26: Sabah 0-3 Persib 06/08/26: Persib 1-1 Persebaya 04/08/26: Persib 2-1 Persija
5 LAGA TERAKHIR PSM MAKASSAR 23/05/26: Madura 2-0 PSM 17/05/26: PSM 1-2 Persib 09/05/26: Arema 3-0 PSM 04/05/26: PSM 2-1 Bhayangkara 27/04/26: Bali United 2-0 PSM
PRAKIRAAN PEMAIN Persib Bandung (4-3-3) Teja (GK) Kakang, Matricardi, Mutombo, Eliano (B) Haye, Klok, Adam (T) Menalo, Sekulic, Peralta (D) PSM Makassar (4-3-3) Hilman Syah (GK) Rizki, Lagator, Luiz, Lalic (B) Jevtoski, Foorm Pagamo (T) Kawalo, Cumic, Tanaka (D) Pelatih: Darije Kalezic
Editor : Inilahkoran

