Kota Bandung Mengetuk Pintu Langit Demi Persatuan Negeri

Ratusan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Bandung bersama masyarakat menggelar doa bersama di Masjid Al Ukhuwah, Senin 1 September 2025. Doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan persatuan Indonesia yang tengah menghadapi berbagai ujian.

Kota Bandung Mengetuk Pintu Langit Demi Persatuan Negeri
Ratusan ASN Pemkot Bandung menggelar doa bersama memohon persatuan bangsa di Masjid Al Ukuwah, Kota Bandung, Senin (1/9/2025)

INILAHKORAN.ID, Bandung- Senja baru saja turun di Kota Bandung, ketika ratusan aparatur sipil negara (ASN) bersama masyarakat berbondong-bondong menuju Masjid Al Ukhuwah, Senin (1/9/2025). 

Di bawah kubah masjid yang megah, doa-doa dilantunkan dengan suara lirih, menyatu dalam satu harapan, keselamatan bangsa dan persatuan Indonesia yang tengah diuji.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berdiri di hadapan jamaah. Suaranya tenang, namun sarat makna. Ia mengingatkan musuh terbesar sebuah bangsa tidak selalu datang dari luar, melainkan justru dari dalam diri sendiri.

"Seperti yang sudah diperingatkan para pendiri bangsa ini, setelah merdeka ancaman terbesar bukan datang dari luar, tapi dari dalam diri kita sendiri," ujarnya.

Kata-kata itu seakan menembus hati para jamaah. Beberapa jam terakhir, peristiwa-peristiwa yang menyita perhatian publik memang meninggalkan luka. Farhan menegaskan, keadaan itu seharusnya menjadi bahan renungan, bukan bahan saling menyalahkan.

"Tidak ada gunanya kita saling mengunding dan saling menyalahkan. Justru kita harus melihat ke dalam diri, memastikan bahwa yang kita lakukan memberi manfaat, bukan mudarat,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Farhan juga mengajak masyarakat serta ASN untuk membiasakan diri memanjatkan doa setiap selesai salat lima waktu. Doa sederhana, kata dia, bisa menjadi benteng yang menguatkan bangsa.

Tak lupa, doa khusus dipanjatkan bagi para korban yang gugur maupun yang masih dirawat akibat unjuk rasa. "Semoga apa yang mereka korbankan tidak menjadi sia-sia. Dan kita yang masih hidup harus siap menghadapi cobaan lain," ungkapnya dengan nada haru.

Doa bersama dipimpin Dr. KH Abdul Mujib. Masjid Al Ukhuwah hening seketika, hanya terdengar lantunan doa yang khusyuk. Ratusan kepala tertunduk, seolah Mengetuk pintu langit agar bangsa Indonesia dan khususnya Kota Bandung diberi kekuatan menghadapi cobaan, dan persatuan tetap terjaga.

Sore itu, Bandung tidak hanya menjadi kota yang diguyur doa. Ia menjadi saksi, bahwa di tengah perbedaan dan cobaan, harapan untuk Indonesia tetap menyala dari hati warganya.***


Editor : Ghiok Riswoto