Kota Bandung Raih Penghargaan Pencapaian Sinas Tercepat dari Pemprov Jabar
Pemerintahan Kota Bandung meraih penghargaan terbaik ketiga dalam pencapaian sistem industri nasional (Sinas) tercepat dari Pemprov Jabar pada acara pemecahan rekor 'Pemakaian Sarung Tenun oleh ASN Terbanyak' di Gedung Sate, Jumat 22 November 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemerintahan Kota Bandung meraih penghargaan terbaik ketiga dalam pencapaian sistem industri nasional (Sinas) tercepat dari Pemprov Jabar pada acara pemecahan rekor 'Pemakaian Sarung Tenun oleh ASN Terbanyak' di Gedung Sate, Jumat 22 November 2024.
Penghargaan ini diberikan langsung Sekda Jabar Herman Suryatman bersama Kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih kepada Pj Wali Kota Bandung A Koswara yang diwakili Sekretaris Disdagin Kota Bandung Dedi Priadi Nugraha.
Pj Wali Kota Bandung A Koswara mengatakan, Pemkot Bandung terus berkomitmen untuk memastikan seluruh usaha dan industri di Kota Bandung mendapatkan kemudahan dan terdata.
"Semoga penghargaan ini dapat menjadi pelecut Pemkot Bandung untuk terus memberikan pelayanan prima terutama terkait dengan seluruh usaha dan industri di Kota Bandung," kata Koswara.
Sementara itu, Kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih mengatakan penyerahan penghargaan Sistem Industri Nasional (Sinas) menjadi langkah untuk memastikan seluruh usaha dan industri di Jawa Barat mendapatkan kemudahan dalam berusaha.
"Dengan akun Sinas ini sebetulnya memperoleh banyak kemudahan, bisa halal, kemudian P3DN itu bisa gratis, HACCP, semuanya setelah memiliki akun Sinas," kata Noneng Komara Nengsih.
Pada kesempatan itu pula, diadakan pemecahan rekor MURI 'Pemakaian Sarung Tenun oleh ASN Terbanyak'. Puluhan ribu ASN kompak menggunakan atasan putih dan sarung tenun yang memberikan sentuhan nuansa santri.
Pemecahan rekor MURI turut dilaksanakan di beberapa tempat, di antaranya kantor dinas di Kabupaten/Kota, kantor Bank lndonesia, Kantor Kemenhan, dan sekolah.
Total ASN yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 44.175 orang yang terdiri dari ASN Pemprov Jawa Barat, ASN Kabupaten/Kota, perwakilan dari Kemenhan, perwakilan dari Bank Indonesia, serta jajaran Guru.
Sementara itu, Sekda Jabar Herman Suryatman mengatakan kegiatan ini menjadi momentum yang tepat untuk melestarikan sarung tenun khas Jawa Barat.
"Kegiatan ini kemudian memantik masyarakat Jawa Barat khususnya dan umumnya Indonesia untuk memakai sarung tenun Jawa Barat atau sarung tenun Majalaya ini. Saya memakainya dari pagi ternyata memang sangat nyaman, apalagi harganya murah," kata Herman Suryatman.
Editor : Doni Ramdhani


