KPU Kabupaten Bogor Dua Kali Selenggarakan Debat Terbuka Pasangan Cabup - Cawabup Bogor 2024
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor akan melakukan debat terbuka antar pasangan Calon Bupati (Cabup) - Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor akan melakukan debat terbuka antar pasangan Calon Bupati (Cabup) - Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bogor.
Debat terbuka tersebut akan dilakukan dua kali, yang pertama di pertengahan Bulan Oktober di Cibinong, dan debat kedua dilakukan di Jakarta, di studio televisi nasional pada pertengahan Bulan November.
"KPU Kabupaten Bogor di tahapan Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor 2024 akan melakukan dua kali debat terbuka pasangan Cabup - Cawabup Bogor. Yang pertama di Auditorium Setda Kabupaten Bogor di Cibinong pada 18 Oktober mendatang," ucap Ketua KPU Kabupaten Bogor Muhamad Adi Kurnia kepada wartawan, Rabu, 9 Oktober 2024.
Muhamad Adi Kurnia menambahkan Dua acara debat terbuka pasangan Cabup - Cawabup Bogor, selain bisa disaksikan langsung oleh tim sukses dengan jumlah terbatas, juga bisa disaksikan langsung di televisi nasional.
"Saat ini kami masih negoisasi dengan televisi nasional maupub lokal, sudah ada 9 televisi yang menawarkan penyiaran debat terbuka pasangan Cabup - Cawabup Bogor 2024," tambah Muhamad Adi Kurnia.
Ia menerangkan bahwa debat kedua pasangan Cabup - Cawabup Bogor akan dilakukan di Jakarta. Namun untuk lokasi, tim perumus sedang melakukan negoisasi dengan salah satu televisi nasional.
"Debat kedua pasangan Cabup - Cawabup Bogor akan dilakukan di Jakarta, untuk tempat, nanti akan kami kabarkan lagi," terang alumni IPB University tersebut.
Ia berharap, debat terbuka pasangan Cabup - Cawabup Bogor bisa atau mampu meningkatkan partisipasi pemilih dari ajang Pilbup Bogor 2018 lalu.
"Oleh karena agar bisa meningkatkan partisipasi pemilih, kami tentunya memilih stasiun televisi nasional dan panelis yang bonafide. Untuk calon panelis, kami akan kordinasikan dan meminta pendapat dari Liaison Officer (LO) pasangan Rudy Susmanto - Ade Ruhandi (Jaro Ade) dan Raden Bayu Syahjohan - Musyafaur Rahman, karena khawatir ada indikasi kurang netral," harap Muhamad Adi Kurnia.
INILAHKORAN, Bogor - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor akan melakukan debat terbuka antar pasangan Calon Bupati (Cabup) - Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bogor.
Debat terbuka tersebut akan dilakukan dua kali, yang pertama di pertengahan Bulan Oktober di Cibinong, dan debat kedua dilakukan di Jakarta, di studio televisi nasional pada pertengahan Bulan November.
"KPU Kabupaten Bogor di tahapan Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor 2024 akan melakukan dua kali debat terbuka pasangan Cabup - Cawabup Bogor. Yang pertama di Auditorium Setda Kabupaten Bogor di Cibinong pada 18 Oktober mendatang," ucap Ketua KPU Kabupaten Bogor Muhamad Adi Kurnia kepada wartawan, Rabu, 9 Oktober 2024.
Muhamad Adi Kurnia menambahkan Dua acara debat terbuka pasangan Cabup - Cawabup Bogor, selain bisa disaksikan langsung oleh tim sukses dengan jumlah terbatas, juga bisa disaksikan langsung di televisi nasional.
"Saat ini kami masih negoisasi dengan televisi nasional maupub lokal, sudah ada 9 televisi yang menawarkan penyiaran debat terbuka pasangan Cabup - Cawabup Bogor 2024," tambah Muhamad Adi Kurnia.
Ia menerangkan bahwa debat kedua pasangan Cabup - Cawabup Bogor akan dilakukan di Jakarta. Namun untuk lokasi, tim perumus sedang melakukan negoisasi dengan salah satu televisi nasional.
"Debat kedua pasangan Cabup - Cawabup Bogor akan dilakukan di Jakarta, untuk tempat, nanti akan kami kabarkan lagi," terang alumni IPB University tersebut.
Ia berharap, debat terbuka pasangan Cabup - Cawabup Bogor bisa atau mampu meningkatkan partisipasi pemilih dari ajang Pilbup Bogor 2018 lalu.
"Oleh karena agar bisa meningkatkan partisipasi pemilih, kami tentunya memilih stasiun televisi nasional dan panelis yang bonafide. Untuk calon panelis, kami akan kordinasikan dan meminta pendapat dari Liaison Officer (LO) pasangan Rudy Susmanto - Ade Ruhandi (Jaro Ade) dan Raden Bayu Syahjohan - Musyafaur Rahman, karena khawatir ada indikasi kurang netral," harap Muhamad Adi Kurnia. ***
Editor : Ahmad Sayuti

