Labkesda Jabar Bertransformasi jadi Klinik Terpadu, Siap Jemput Bola Pakai Ambulans
Pemprov Jabar mendorong transformasi besar pada Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) menjadi pusat layanan kesehatan terpadu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemprov Jabar mendorong transformasi besar pada Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) menjadi pusat layanan kesehatan terpadu.
Tak lagi sekadar tempat pemeriksaan sampel, Labkesda Jabar kini menghadirkan layanan klinik, unit gawat darurat (UGD), hingga ambulans yang siap menjangkau masyarakat secara langsung.
Sekda Jabar Herman Suryatman menegaskan, perubahan itu sebagai langkah memperluas akses layanan kesehatan bagi warga. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas yang kini semakin lengkap.
“Silakan kepada warga masyarakat Jawa Barat, datang ke Labkesda Jabar. Bukan hanya untuk laboratorium, tapi juga diagnosa berbagai penyakit,” ujar Herman, Minggu (5/4/2026).
Menurutnya, penguatan layanan ini ditandai dengan hadirnya Klinik Utama Sehati Jawa Barat yang terintegrasi dengan fasilitas ambulans. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dan responsif.
“Ini ada ambulans, ini salah satu prasarana di Labkesda Jawa Barat. Membuka layanan tambahan, bukan hanya laboratorium kesehatan saja. Tapi layanan kliniknya. Namanya Klinik Utama Sehati Jawa Barat dan dilengkapi ambulans,” katanya.
Meski masih dalam tahap pengembangan, Herman memastikan layanan dasar kegawatdaruratan sudah tersedia untuk kebutuhan mendesak masyarakat.
“Walaupun sederhana, di Labkesda Jabar ada unit gawat darurat. Paling tidak, untuk memberikan layanan terbatas, bisa kami lakukan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jabar Vini Adiani Dewi menambahkan,kehadiran ambulans tidak hanya bersifat statis, tetapi akan dioperasikan secara aktif untuk menjangkau warga.
“Terobosan ini (ambulans) tidak hanya diam di tempat. Mobile, tiasa jemput bola,” ujarnya.
Dia juga menekankan integrasi layanan kesehatan dengan platform digital milik Pemprov Jabar, sehingga komunikasi antara masyarakat dan layanan kesehatan semakin mudah.
“Dalam SapaWarga kita sudah punya, masyarakat bisa berkomunikasi di situ,” katanya.
Sedangkan, Kepala UPTD Labkesda Jabar Ryan Bayusantika Ristandi mengungkapkan penguatan fasilitas akan terus dilakukan, khususnya di sektor penunjang medis seperti radiologi.
“Saat ini Laboratorium Kesehatan Jawa Barat semakin lengkap. Klinik ini syarat utama pelayanan, terutama radiologi. Ke depan Labkesda Jabar ada CT Scan, layanan radiologi lebih lengkap juga medical check up,” ucapnya.
Editor : Doni Ramdhani


