Libatkan Tim Geologi, BPBD KBB Khawatir Dampak Pergeseran Tanah di Saguling Meluas
enomena pergeseran tanah di Saguling menjadi fokus perhatian BPBD KBB. Pasalnya, bencana pergerakan tersebut dikhawatirkan bakal meluas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Fenomena pergeseran tanah di Saguling menjadi fokus perhatian BPBD KBB. Pasalnya, bencana pergerakan tersebut dikhawatirkan bakal meluas.
Kepala Pelaksana BPBD KBB Duddy Prabowo mengatakan, sejauh ini total yang terdampak bencana pergeseran tanah di Saguling tersebut ada dua rumah di Kampung Ciwur, RT 02/10, Desa Cikande, Kecamatan Saguling, KBB yang mengalami rusak berat hingga ambruk.
Untuk itu, pihaknya akan menerjunkan tim geologi untuk meneliti fenomena pergeseran tanah di Saguling tersebut. Upaya tersebut dilakukan BPBD KBB untuk meminimalisir apakah ada tingkat kerawanan bagi pemukiman warga di sekitarnya.
Baca Juga: Jokowi ke Jateng, Siapkan 450 Hektar Lahan untuk Kawasan Insdustri
"Akan kita pertimbangkan untuk menerjunkan tim geologi, apakah masih aman atau tidak bagi hunian warga, jika memang tidak aman baiknya bagaimana untuk keselamatan warga," terangnya.
Kajian geologi tersebut diakuinya untuk mencegah pergerakan tanah tersebut. Sekaligus mengetahui sejauhmana tingkat bahaya bagi warga sekitar jika dibiarkan begitu saja.
Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 32 Dibuka! Simak Cara Membuat Akun hingga Daftar Gelombang
"Kita tunggu hasil kajian oleh tim geologi, karena pergerakan tanah masih terus terjadi sehingga ini sangat membahayakan bagi warga sekitar," jelasnya.
Duddy menyebutkan, selain dua rumah yang ambruk terdapat tiga rumah di sekitarnya yang keadaannya terancam. (Agus Satia Negara)
Editor : inilahkoran


