Megahnya Sekolah Maung Pemprov Jabar di Purwakarta, Beroperasi Tahun Ajaran 2026/2027
Pemprov Jabar segera memulai Sekolah Maung di Kabupaten Purwakarta yang bakal berdiri megah dan beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID- Langkah awal Pemprov Jabar membangun Sekolah Maung (Manusia Unggul) di Kabupaten Purwakarta bakal digarap dengan penuh keseriusan.
Kabupaten Purwakarta, jadi tempat pertama berdirinya Sekolah Maung garapan Pemprov Jabar tepatnya di kawasan Tajug Gede, Cilodong.
"Ini lagi terus dikaji, karena kan fasilitasnya di situ sudah sangat menunjang," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, Purwanto, Rabu 21 Januari 2026.
Sekolah Maung pertama Pemprov Jabar di Purwakarta diprediksi bakal berdiri megah di lahan hibah seluas 9 hektare.
Nantinya, sekolah tersebut memiliki beragam fasilitas penunjang mumpuni macam lapangan, masjid, diorama, serta green house.
"Kalau jurusan pertanian di situ sudah ada tempat praktiknya gitu, sudah ada green house dan lain sebagainya," lanjut Purwanto.
Pemprov Jabar rencananya mulai mengoperasikan Sekolah Maung di Purwakarta pada tahun ajaran baru 2026/2027.
Dalam Sekolah Maung, ada enam jurusan yang disediakan yakni teknologi informasi, otomotif, pertanian, olahraga, elektro dan kelautan.
Untuk jurusan olahraga, Purwanto menjelaskan bahwa konsepnya nanti diperuntukkan bagi anak yang bisa diseleksi dari pelbagai daerah.
"Atau yang siswa di situ nanti bisa kerja sama dengan kabupaten/kota untuk menyeleksi siswa-siswa berprestasi yang bisa dititipkan di situ," katanya.
Contohnya di Tajug Gede, Cilodong, Purwakarta kata dia, pernah menjadi lahirnya pesepakbola profesional, salah satunya Fajat Faturrahman.
"Ada Fajar Faturrahman dulu dari situ lah ya, di Purwakarta itu. Terus ada beberapa pemain Persijap sekarang yang di Liga 1 juga berasal dari situ dulu dari lapangan itu latihannya," ungkapnya.
Selain bakal calon Sekolah Maung di Purwakarta tersebut juga telah memiliki fasilitas penunjang lain, bagi jurusan berbeda.
"Iya, di satu sekolah itu. Nah, itu. Udah support itu fasilitasnya kayak lahan pertanian, itu udah support. Ada diorama pertanian. Kita secara bertahap akan kita apa kita penuhi kebutuhan-kebutuhan," katanya.
Nantinya, tidak menutup kemungkinan dibangun Sekolah Maung di daerah lainnya, di mana salah satunya Cisarua, Kabupaten Bogor.
"Ya, kita akan lihat nanti kemungkinan-kemungkinan yang sangat memungkinkan. Kemarin saya juga ke Cisarua di situ ada lahan yang bagus gitu kan ya. Sekolahnya luas gitu. Terus mungkin nanti kita lihat kabupaten-kabupaten lain yang potensi untuk bisa dikembangkan," ucapnya.
Untuk Sekolah Maung ini lanjut Purwanto, telah disiapkan dua skema. Yakni Unit Sekolah Baru (USB), maupun meningkatkan sarana prasaran sekolah yang telah eksis.***
Editor : Bsafaat


