Mengantuk, Seorang Pemotor Tewas Setelah Terjatuh di Tanah Sereal Kota Bogor

Diduga mengantuk seorang pemotor terjatuh dan langsung tewas di tempat di Jalan Tanah Sereal Kota Bogor pada Minggu sore

Mengantuk, Seorang Pemotor Tewas Setelah Terjatuh di Tanah Sereal Kota Bogor
Motor yang digunakan RH saat kecelakaan dan menyebabkannya tewas di Tanah Sereal Kota Bogor.

 

INILAHKORAN, Bogor - Diduga mengantuk, RH (52) pengendara motor honda spacy F-4755-IJ terjatuh hingga tewas di jalan Jenderal Ahmad Yani dekat Macaroni Ngehe, Kecamatan Tanah Sareal pada Minggu (29/5/2022) sore. Sementara itu anak RH, SSN (13) mengalami luka ringan dan dalam perawatan di RSUD Kota Bogor.

Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Aprian mengatakan, insiden kecelakaan yang menyebabkan pemotor tewas, bermula saat motor yang dikendarai RH yang merupakan warga desa Bojongbaru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, bergerak dari arah Warung Jambu menuju arah Air Mancur.

"Ketika melintas di ruas Jalan Ahmad Yani tepatnya dekat Macaroni Ngehe, Tanah Sareal, diduga pengendara tidak hati-hati dan hilang konsentrasi kemudian oleng atau hilang kendali dan terjatuh beserta penumpangnya ke sebelah kanan," ungkap Galih kepada INILAH pada Senin  30 Mei 2022 pagi.

Baca Juga: Heboh Warga Batutulis Bogor Selatan Temukan Ganja di Bawah Bangku Cor, Polisi Langsung Amankan

Galih melanjutkan, akibat dari kecelakaaan tersebut korban RH meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), sementara penumpangnya SSN mengalami luka ringan dan mendapat perawatan di RSUD Kota Bogor.

"Jadi kejadian laka lantas satu sepeda motor yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia ini adalah kecelakaan tunggal tidak melibatkan kendaraan lain, pengemudi kendaraan roda dua tersebut membonceng anak nya dengan kecepatan cukup tinggi," tuturnya.

Galih menjelaskan, hasil olah TKP beberapa saksi mengatakan motor tersebut Sempat oleng ke kiri dan kanan kemudian jatuh dan terpental.

Baca Juga: Motor Listrik dari Bogor jadi Kendaraan Ramah Lingkungan Pemprov Aceh

"Menurut saksi di TKP, anak perempuan usia 13 tahun masih selamat dan segera dibawa ke RSUD Kota Bogor, sementara pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian. Dugaan awal adalah pengemudi mengantuk yang menyebabkan terjadinya konsentrasi sehingga menyebabkan kecelakaan," jelasnya.

Galih menegaskan, pihaknya tengah dalami dan terus mencari informasi apa yang menjadi penyebab kecelakaan tersebut. Bisa jadi pengemudi lelah kecapean sehingga tidak bisa mengendalikan motor.

"Setelah kami lakukan olah TKP ulang, kemudian meminta keterangan beberapa saksi agar mengetahui bahwa penyebab pasti kecelakaan tunggal itu karena apa. Dugaan awal mengantuk sehingga terjadi kecelakaan tunggal itu," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran