Modus Bertamu Mengaku Tukang di Cibubur, Pria Ini Ngamuk Usai Ditolak Masuk Rumah

Sebuah unggahan viral memperlihatkan aksi pria tak dikenal berpura-pura ingin bersilaturahmi di Komplek PTB Cibubur.

Modus Bertamu Mengaku Tukang di Cibubur, Pria Ini Ngamuk Usai Ditolak Masuk Rumah
Modus Bertamu Mengaku Tukang di Cibubur, Pria Ini Ngamuk Usai Ditolak Masuk Rumah

INILAHKORAN.ID - Media sosial dihebohkan oleh peristiwa dugaan modus penipuan berkedok silaturahmi yang terjadi di Komplek PTB Cibubur. Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah diunggah oleh akun pengguna Threads @samuelargaprnt.

​Berdasarkan narasi dan rekaman CCTV yang diunggah, seorang pria tak dikenal mendatangi rumah mertua pengunggah dengan cara mengetuk serta memencet bel beberapa kali. 

Saat dihampiri pemilik rumah, pria tersebut mengaku pernah bekerja menggarap renovasi rumah itu 15 tahun yang lalu dan bermaksud untuk bersilaturahmi.

​Namun, situasi mendadak berubah ketika pemilik rumah menolak membukakan pintu secara penuh dengan alasan sedang sibuk mencuci. Merasa permintaannya ditolak, pria tersebut justru melontarkan kata-kata makian kepada pemilik rumah.

​"Ternyata mereka datang gak sendirinya, rumah sebelah juga diketok oleh rombongannya yang lain," tulis pengunggah dalam keterangan fotonya.

​Unggahan tersebut langsung menuai beragam respons dari warganet yang mengingatkan agar warga senantiasa waspada terhadap modus kejahatan serupa. Beberapa netizen menduga aksi tersebut merupakan modus untuk mengincar target kejahatan seperti pencurian hingga hipnotis.

​Berikut beberapa reaksi dari warganet di kolom komentar:

​@alonzo.sanchez26: "Udh ada kasus, bertamu malah ngepruk kepala tuan rumah sampe modyar. Hati² aja klo ada org dtg, maksa masuk rumah. Mending teriakin diawal drpd terlanjur kena gendam, apes² modyar."

​@rumahsinggahanakberbulu: "hati2 maling pura2, ngintai siapa yg di dalam rumah"

​@upsbekasgaransi: "Jngn buka pintu modus penipuan apa urusannya jd tukang 15 THN lalu DTG LG?? Nyari org polos yg mudah di bodohi mungkin"


Editor : Firda Rachmawati