Blak-blakan Crazy Rich Grobogan Soal Sponsor Formula E, Antara Politik dan Berbuat Baik?

Pertama Dedi menanyakan motif Joko memberikan dukungan, terlebih banyak orang lebih melihat ajang Formula E sebagai panggung politik dibandi

Blak-blakan Crazy Rich Grobogan Soal Sponsor Formula E, Antara Politik dan Berbuat Baik?
Joko Suranto, Pengusaha properti yang dikenal Crazy Rich Grobogan usai memperbaiki jalan rusak di kampung halamannya, Desa Jetis, Grobogan, Jawa Tengah.

INILAHKORAN, Bandung – Nama Joko Suranto atau kini dikenal sebagai crazy rich Grobogan kembali viral setelah menjadi salah satu sponsor dalam perhelatan balap mobil listrik internasional Formula E di Jakarta yang digelar beberapa hari lalu.

Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi bertemu Joko Suranto untuk menanyakan langsung soal dukungan yang diberikan untuk ajang internasional yang baru pertama kali digelar di Indonesia tersebut.

Pertama Dedi menanyakan motif Joko memberikan dukungan, terlebih banyak orang lebih melihat ajang Formula E sebagai panggung politik dibanding sekadar event balapan biasa.

Baca Juga: Terkesan Cuek, Atlet E-Sport Peraih Emas di Sea Games Hanoi Kecewa pada Pemkab Bogor

Di satu sisi Joko Suranto dikenal sebagai orang dekat Presiden Joko Widodo dan bersahabat dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Sementara banyak orang menilai ajang Formula E adalah panggung politik Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

“Domain saya pengusaha, dunia produktif, dunia kebaikan. Ceritanya sederhana seperti tagline kita jangan takut berbuat baik,” ucap Joko Suranto.

Dalam benak Joko tak terbesit hal yang berbau politik. Ia hanya berkeyakinan Formula E adalah ajang yang baik untuk membawa nama besar bangsa dan negara Indonesia.

Baca Juga: Gugatan Dikabulkan PTUN, GGM Archery Camp Tuntut Ganti Rugi Bank Permata Rp3,5 Miliar

”Kita punya pendapat dan keyakinan Formula E ini menurut hal bagus karena membawa nama bangsa dan negara, saya senang menghargai orang. Jadi di sana kan tantangannya dahsyat, dan pada akhirnya mereka mampu membuktikan bahwa itu terlaksana dan saya mengapresiasi itu,” katanya.

Joko mengaku selalu memberikan penghargaan kepada setiap orang yang mampu melakukan di luar kemampuannya. “Saya senang lihat orang do something, bukan ‘akan’ atau ‘merencanakan’,” ucapnya.

“Formula E juga masa depan kita karena menggunakan listrik, energi fosil kita akan habis pada waktunya sehingga ke depan harus berpikir menyongsong energi terbarukan,” lanjut Joko.

Baca Juga: Anggaran Porprov Jabar 2022 Kurang, Begini Tanggapan Komisi IV DPRD KBB

Meski begitu Joko merasakan langsung hembusan politik yang berhembus padanya karena ikut menjadi sponsor. Namun ia tak ambil pusing karena niatnya adalah berbuat baik dengan menjunjung tinggi rasa keadilan.

“Terlepas itu eksesnya negatif tapi tetap kampanye saya kampanye kebaikan. Seperti lagunya Bimbo ‘berbuat baik janganlah ditunda-tunda’. Dan bahkan ketika kita bangun jalan tidak ada yang protes politiknya apa, agamanya apa, sukunya apa, jadi mengalir saja kebaikan itu. Semalam juga saya telepon kakak katanya sekarang banyak yang selfie berhenti di depan rumah, yah positif saja berarti banyak yang doain,” ucapnya.

Joko tak ingin kebencian membuat seseorang merasa tidak adil. Ia ingin setiap langkah yang dilakukan niatnya untuk kebaikan, setiap persahabatan niatnya ketulusan dan setiap silaturahmi harus membawa manfaat.

“Jadi dukung Formula E tidak ada kaitannya dengan politik. Sekarang sederhana saja pingin jadi orang baik yang bisa berbuat baik membawa manfaat dan kebaikan yang bisa menjaga amanah sekarang ini, sisanya Allah yang menentukan,” katanya.***

 


Editor : inilahkoran