Jokowi Sebut KITB Bisa Tambah Pendapatan Negara

Jokowi mengatakan dengan adanya Kawasan industri tersebut akan membawa dampak baik serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Jokowi Sebut KITB Bisa Tambah Pendapatan Negara
Jokowi Sebut KITB Bisa Tambah Pendapatan Negara

INILAH KORAN, Bandung – Presiden Jokoo Widodo (Jokowi) mengungkapkan, dengan didirikannya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) bisa menambah pendapatan negara.

Hal itu diungkapkan Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke daerah Jawa Tengah (Jateng) saat meninjau lahan yang disiapkan untuk Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Jokowi pun mengunggah foto giatnya dalam agenda kunjungannya tersebut di akun Instagram @jokowi, Rabu, 8 Juni 2022.

Baca Juga: Mille Bobby Brown dan Jake Bongiovi Unggah Foto Mesra di Instagram, Saling Balas di Kolom Komentar

Jokowi mengatakan dengan adanya Kawasan industri tersebut akan membawa dampak baik serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Kehadiran berbagai industri raksasa di KITB akan membawa dampak baik bagi penyediaan lapangan kerja,” ucap Jokowi.

Kawasan itu pun ungkapnya akan menambah pemasukan bagi negara dari pajak penghasilan hingga PNBP.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 32 Dibuka! Simak Cara Membuat Akun hingga Daftar Gelombang

“Selain itu, pendapatan negara akan turut bertambah, baik berupa pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, hingga pendapatan negara bukan pajak (PNBP),” tuturnya.

Dia mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan lahan yang cukup luas yakni 450 hektare untuk Kawasan Industri Terpadu Batang.

Lebih lanjut, dia menyebut Kawasan tersesebut akan digunakan untuk berbagai industri mulai dari kaca hingga batrai listrik.

Baca Juga: Diskanak Kabupaten Bogor Dapat Bantuan Obat PMK dari Pemprov Jawa Barat

“Pemerintah telah membangun dan menyiapkan area seluas 450 hektare di Kawasan Industri Terpadu Batang,” kata Jokowi dikutip dari akun Instagramnya.

“Seluruhnya telah digunakan untuk berbagai industri, dari pabrik kaca, pabrik pipa, hingga pabrik baterai listrik. Itu di tahap pertama,” tandasnya.***


Editor : inilahkoran