Operasi Lilin Lodaya 2025–2026, Polda Jabar Pantau Wisata Akhir Tahun
Selama libur Natal 2025–2026, Polda Jabar fokus amankan gereja dan lokasi wisata. Operasi Lilin Lodaya juga memantau lonjakan arus kendaraan untuk menjaga keamanan dan kelancaran masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Polda Jabar menggelar Operasi Lilin Lodaya 2025–2026 untuk mengamankan perayaan Natal dan libur akhir tahun.
Pengamanan kali ini difokuskan pada gereja, tempat ibadah, serta lokasi wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung dan kendaraan.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pengamanan dan pelayanan di titik-titik strategis di seluruh Jawa Barat.
“Untuk pengamanan Operasi Lilin Lodaya ini, kami fokus pada pengamanan tempat ibadah, khususnya gereja, dan juga tempat wisata. Selain itu, kami menyiapkan posko pengamanan serta posko pelayanan,” ujar Hendra saat ditemui di Posko Command Center Polrestabes Bandung, Rabu (24/12/2025).
Sterilisasi 50 Gereja
Dari pantauan Command Center, arus kendaraan di Kota Bandung mengalami fluktuasi signifikan. Data real-time menunjukkan, kendaraan masuk ke Bandung tercatat 524.060 unit, sementara kendaraan keluar mencapai 428.163 unit.
“Di beberapa sudut CCTV terlihat kepadatan dan pelambatan arus lalu lintas, terutama di kawasan mal, pusat perbelanjaan, pertokoan, tempat wisata, serta gereja yang sedang melaksanakan misa,” jelas Hendra.
Untuk pengamanan, sekitar 50 gereja di berbagai daerah Jawa Barat telah dilakukan sterilisasi oleh personel Den Gegana dan Brimob, termasuk di Bandung, Sukabumi, dan Cianjur. Hingga saat ini, belum ditemukan kejadian menonjol selama pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya.
“Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada kejadian menonjol, baik di tempat ibadah, tempat wisata, maupun pusat keramaian lainnya,” tambahnya.
Kunjungi Gereja Katedral
Selain pengamanan, pimpinan daerah Jawa Barat, termasuk Gubernur Jabar, Kapolda Jabar, Pangdam, dan unsur Muspida, mengunjungi Gereja Katedral Bandung.
Setelah itu, patroli roda dua digelar untuk memantau kondisi lalu lintas dan keamanan jalan secara langsung.
Polda Jabar memprediksi puncak ibadah Natal terjadi pada 24–25 Desember, sementara lonjakan pengunjung tempat wisata diperkirakan berlangsung 27 Desember hingga 1 Januari.
Lokasi yang menjadi perhatian khusus antara lain Puncak Bogor, Lembang, dan Ciwidey, yang berpotensi menimbulkan penumpukan kendaraan jika tidak diawasi secara maksimal.
“Titik-titik wisata ini berpotensi terjadi penumpukan kendaraan dan massa jika tidak dilakukan pengamanan secara maksimal,” ujar Hendra.
Waspada Cuaca Ekstrem
Selain pengamanan, Polda Jabar juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem, khususnya wilayah pesisir dan jalur wisata, berdasarkan informasi dari BMKG.
“Kami mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari garis pantai akibat adanya badai siklon di Samudra Hindia. Jika cuaca mulai mendung atau hujan, segera evakuasi dan utamakan keselamatan,” tegas Hendra.
Polda Jabar memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan terus dilakukan secara maksimal selama Operasi Lilin Lodaya 2025–2026, demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. ***
Editor : Gin gin T Ginulur


