PDIP Tegaskan Soliditas Menuju Kongres Ke-6: Yasonna Laoly Pastikan Tidak Ada Perbedaan Sikap di Internal Partai
Jelang pelaksanaan Kongres Ke-6 pada April 2025, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) menegaskan komitmennya untuk tetap solid dan terjaga tanpa adanya perbedaan sikap di internal partai.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Jelang pelaksanaan Kongres Ke-6 pada April 2025, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) menegaskan komitmennya untuk tetap solid dan terjaga tanpa adanya perbedaan sikap di internal partai.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Perundang-Undangan, Yasonna Hamonangan Laoly, dengan tegas menanggapi isu yang beredar terkait adanya ketidaksepakatan di kalangan kader partai menjelang kongres.
Dalam pernyataannya yang disampaikan di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, pada Kamis (17/4) seperti dikutip dari ANTARA, Yasonna mengungkapkan, "Enggak ada (perbedaan sikap). Kami solid, mana ada beda-beda sikap."
Ia memastikan bahwa partainya tetap kompak dalam mempersiapkan pelaksanaan kongres yang dijadwalkan pada bulan April 2025.
Ia juga menekankan bahwa persiapan tersebut tidaklah mudah, mengingat kongres memerlukan biaya dan logistik yang besar untuk menghadirkan kader dari seluruh pelosok Indonesia.
Kongres partai yang digelar setiap lima tahun sekali ini sebelumnya dijadwalkan pada tahun 2024, setelah Kongres Ke-5 yang berlangsung pada 2019.
Namun, dengan padatnya agenda nasional seiring dengan pelaksanaan Pemilu 2024, pelaksanaan Kongres Ke-6 PDIP akhirnya ditunda hingga April 2025.
Lebih lanjut, Yasonna menjelaskan bahwa meskipun persiapan kongres memerlukan perhatian dan koordinasi yang lebih intensif, hingga kini tidak ada kendala berarti yang menghambat jalannya persiapan.
Ia menambahkan, "Ya kita belum tahu ya (kapan kongres dilaksanakan), tergantung ketua umum saja. Kita tunggu saja perintah ketua umum seperti apa nanti." Menurutnya, keputusan kapan tepatnya kongres dilaksanakan sepenuhnya berada di tangan Megawati sebagai Ketua Umum PDIP.
Dengan segala dinamika yang terjadi, PDIP tetap optimistis bahwa pelaksanaan Kongres Ke-6 akan berjalan lancar, memperkuat kesolidan partai, dan memberikan arah baru bagi perjalanan politik partai berlambang banteng moncong putih ini.
Dalam setiap momentum penting, partai ini selalu berusaha menjaga konsistensi dan integritas untuk terus mengedepankan kepentingan rakyat Indonesia.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


