Pecah Kaca Mobil Pengangkut Paket di Tasikmalaya, ECU Senilai Rp6 Juta Raib
Polisi menyelidiki kasus pecah kaca mobil pengangkut paket di Tasikmalaya. Pelaku membawa kabur ECU yang ditaksir bernilai lebih dari Rp6 juta.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Polisi menyelidiki kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang terjadi di Jalan Nagarawangi, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jumat (4/9/2026) pagi.
Mobil Grand Max bernomor polisi Z 1083 KJ yang digunakan untuk mengangkut paket menjadi sasaran pencurian. Pelaku memecahkan kaca mobil dan membawa kabur Electronic Control Unit (ECU), komponen penting dalam sistem kerja mesin kendaraan.
Aksi pencurian tersebut pertama kali diketahui seorang montir bernama Ade (69) sekitar pukul 07.00 WIB.
Mendapat laporan itu, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota bersama personel Polsek Cihideung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pamapta 1 Polres Tasikmalaya Kota Ipda Jonih Jonansa mengatakan, polisi menemukan kerusakan pada kaca mobil yang diduga menjadi akses pelaku untuk mengambil ECU.
"Ada laporan, pas saya cek ke sini ternyata benar, ada pecah kaca mobil yang sedang berhenti di sini, di Nagarawangi," kata Jonih.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan barang yang hilang bukan paket yang berada di dalam kendaraan, melainkan ECU atau Electronic Control Unit.
"Yang hilang ECU (Electronic Control Unit) atau jantungnya mesin untuk kendaraan mobil. Yang diambil itu," ujarnya.
Jonih menduga pelaku mengetahui komponen kendaraan yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi tersebut. Sebab, ECU bukan merupakan barang yang secara kasatmata mudah dikenali sebagai barang berharga oleh masyarakat umum.
"Kalau kita kan melihatnya seperti tidak ada apa-apanya, mungkin itu (pencuri) sudah ahlinya, jadi dia tahu yang diambilnya itu ECU. Maksimal harganya itu Rp6 juta lebih," katanya.
Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. Petugas juga mengumpulkan berbagai petunjuk dari lokasi kejadian, termasuk kemungkinan adanya jejak yang ditinggalkan pelaku.
"Kita melaksanakan olah TKP, mudah-mudahan ada jejak yang ditinggalkan oleh pelaku. Kita juga cek CCTV di sekitar sini," kata Jonih.
Selain olah TKP, polisi mendalami rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap kasus pencurian ECU dari mobil pengangkut paket tersebut.
Editor : Ahmad Sayuti

