Pelaksanaan Program Pemberian Makan Bergizi Gratis Dilakukan Bertahap di Kabupaten Bogor
Pemkab Bogor secara bertahap melaksanakan program makan bergizi gratis, di beberapa sekolah di Kelarahan Sukahati, Cibinong, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang dan Desa Pancawati, Caringin, Kabupaten Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Pemkab Bogor secara bertahap melaksanakan program makan bergizi gratis, di beberapa sekolah di Kelarahan Sukahati, Cibinong, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang dan Desa Pancawati, Caringin, Kabupaten Bogor.
Ribuan murid PAUD, TK, SD/MI, dan SMP/MTs di Kabupaten Bogor pada hari ini pun menikmati makan bergizi gratis yang disediakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Kami melaksanakan program makan bergizi gratis secara bertahap, misal di SDN Pajeleran 01 Sukahati, Cibinong dari harusnya ribuan yang baru diberikan hanya 364 murid dari Kelas 1 dan 2 saja," ucap Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika kepada wartawan, Senin 6 Januari 2024.
Ajat menuturkan, sambil berjalan nantinya pelaksanaan program makan bergizi gratis tetap akan dievaluasi agar ke depan bisa lebih baik lagi.
"Evaluasi tetap akan dilakukan, misal jam pemberian makannya atau pilihan ragam menunya agar murid semangat dalam makan bergizi gratis," tuturnya.
Mantan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) ini menjelaskan alasan dilakukan secara bertahap, karena keterbatasan dari kapasitas produksi SPPG.
"Selain keterbatasan kapasitas produksi SPPG, kami juga sangat hati-hati dan penunjukan SPPG juga butuh persetujuan Badan Gizi Nasional," jelasnya.
Sementara itu, Kepala SDN Pajeleran 01 Idah Nursidah memaklumi pelaksanaan program pemberian makan bergizi gratis dilakukan secara bertahap.
"Semoga sesuai janji, mulai Rabu lusa pelaksanaan program pemberian makan bergizi gratis diberikan untuk murid dari kelas 1 hingga 6 atau 1.138 jiwa," ucap Idah Nursidah.
Wanita asli Kabupaten Ciamis ini bersyukur bahwa program pemberian makan bergizi gratis bukan omon-omon semata, dan dilaksanakan oleh Pemerintahan dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
"Saya dan guru-guru bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah, ternyata ini direaisasikan dan bukan omong kosong, walaupun guru direpotkan dalam pelaksanaannya," tukas Idah.
Editor : Doni Ramdhani


