Pelaksanaan SPMB 2026 Kabupaten Cirebon Dijamin Transparan dan Berintegritas

Pemkab Cirbeon bertekad penyelenggaran SPMB tahun 2026 berlangsung transparan dan berintegritas tinggi

Pelaksanaan SPMB 2026 Kabupaten Cirebon Dijamin Transparan dan Berintegritas
Bupati Cirebon Imron menekankan supaya SPMB Disdik Kabupaten Cirebon tahun ini transparan dan berintegritas

INILAHKORAN.ID - Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan deklarasi bersama dan penandatanganan pakta integritas pelaksanaan SPMB 2026 yang melibatkan unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, serta para pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan membangun komitmen bersama seluruh pihak agar pelaksanaan SPMB berjalan tertib sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk membangun komitmen bersama. Kami ingin Sistem Penerimaan Murid Baru yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi,” kata Bupati Cirebon, Imron Selasa (11/5/2026).

Imron mengaku, pelaksanaan SPMB juga diharapkan mampu memperkuat integritas, koordinasi, dan tanggung jawab seluruh pihak yang terlibat. Sehingga, pelayanan pendidikan di Kabupaten Cirebon semakin optimal dan mendapat kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, Kadisdik Kabupaten Cirebon, Ronianto menjelaskan, pelaksanaan SPMB 2026 di Kabupaten Cirebon mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025. Isinya tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.

"Kami mengacu juga pada Peraturan Bupati Cirebon Nomor 10 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru pada jenjang TK, SD, dan SMP," papar Ronianto.

Saat ini lanjutnya,  Kabupaten Cirebon memiliki 745 SD negeri, 84 SD swasta, 80 SMP negeri, 147 SMP swasta, serta enam SMP terbuka yang tersebar di 40 kecamatan.

Sementara itu, daya tampung SMP negeri tahun 2026 mencapai 22.450 siswa dengan 647 rombongan belajar.

"Sedangkan daya tampung SD negeri mencapai 43.286 siswa dengan total 1.245 rombongan belajar," akunya.

Sedangkan jumlah lulusan SD dan MI di Kabupaten Cirebon tahun ini mencapai 38.248 siswa. Terdiri dari 32.767 lulusan SD dan 5.481 lulusan MI. Untuk jenjang SMP negeri, pelaksanaan SPMB dibagi menjadi dua tahap.

"Tahap pertama berlangsung pada 18 hingga 23 Juni 2026 dan pengumuman pada tanggal 24 Juni 2026. Sedangkan tahap kedua berlangsung tanggal 29 Juni hingga 3 Juli 2026 dan diumumkan pada 4 Juli 2026," imbuh Ronianto.

Sedangkan SPMB SMP negeri menggunakan sejumlah jalur penerimaan. Diantaranya jalur afirmasi keluarga tidak mampu, afirmasi penyandang disabilitas, perpindahan tugas orang tua, putra-putri guru dan tenaga kependidikan, jalur prestasi akademik maupun non-akademik, serta jalur domisili.

Roni menamnahkan, ada sejumlah SMP unggulan akademik dan olahraga di Kabupaten Cirebon. SMP unggulan akademik meliputi SMPN 1 Lemahabang, SMPN 1 Sumber, dan SMPN 1 Dukupuntang.

"Sedangkan SMP unggulan olahraga di antaranya SMPN 2 Palimanan, SMPN 2 Sumber, SMPN 1 Suranenggala. Lalu ada SMPN 1 Beber, SMPN 1 Ciledug, SMPN 1 Babakan, dan SMPN 2 Arjawinangun," tukasnya.


Editor : Ahmad Sayuti