Pelaku Pembantaian Pemuda di Arcamanik Bandung Buron, Polisi Terus Lanjutkan Perburuan
pemuda berinisial OKM ditemukan tewas dengan mengenaskan di Jalan Pengairan, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kota Bandung, malam kemarin.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Polisi tengah menyelidiki kasus pembunuhan pemuda 24 tahun, berinisial OKM.
Seperti diketahui, pemuda berinisial OKM ditemukan tewas dengan mengenaskan di Jalan Pengairan, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kota Bandung, malam kemarin.
"Pelakunya masih DPO. Pelakunya sama temennya lebih dari dua orang. Izin, masih pengejaran pelaku," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Rudi Trihandoyo, melalui sambungan telepon pada Minggu (22/5/2022).
Baca Juga: GMNI Sebut Rumah Sakit Tak Ramah untuk Rakyat Miskin
Rudi mengatakan, dalam waktu dekat ini, para pelaku dapat segara diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Pada berita sebelumnya, pemuda berinisial OKM (24), tewas dengan kondisi penuh luka. Jasadnya ditemukan di Jalan Pengairan, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, pada Sabtu 21 Mei 2022, malam hari.
Jasadnya ditemukan tak jauh dari rumahnya. Warga setempat, Ade (67), pun mengaku tak mengetahui secara pasti terjadinya peristiwa itu.
"Warga gak ada yang tau. Saya juga gak tau. Kalau tau mah bakal dicegah," kata dia, ketika ditemui di lokasi pada Minggu (22/5/2022).
Baca Juga: Pedagang Sapi di KBB Menjerit Jelang Idul Adha, Pasokan Terhenti Sementara
Wartawan pun menemui keluarga korban, yang rumahnya tak jauh dari lokasi. Ibunda korban, Evalina (52), mengatakan peristiwa tersebut bermula ketika korban yang sedang berkumpul di kediamannya bersama sejumlah temannya didatangi oleh diduga pelaku berinisial B.
Orang tersebut, datang dengan beberapa temannya sambil membawa samurai.
Baca Juga: Sekilas Tentang Pribadi Mendiang Neng, Lulusan SMP yang Sayang Ibu Mertuanya
Korban dan pelaku kemudian terlibat cekcok hingga terjadi penusukan yang mengenai sejumlah bagian tubuh korban. Setelah menusuk korban, para pelaku kemudian melarikan diri. Pembunuhan itu diduga memang telah direncanakan oleh para pelaku.
"Kata polisi, ada sekitar tujuh luka tusukan di tubuhnya," kata Evalina, saat ditemui di waktu yang sama.***(cesar yudistira)
Editor : inilahkoran


