Pemkab Cirebon Respons Dugaan PHK Sepihak PT Yihong: Satgas Bersiap, Buruh Berharap

Pemkab Cirebon Respons Dugaan PHK Sepihak PT Yihong: Satgas Bersiap, Buruh Berharap
RESPONS: Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman menegaskan Pemkab Cirebon akan menindaklanjuti laporan dugaan PHK sepihak pekerja PT Yihong Novatex Indonesia. Saat isu PHK sepihak atau kontrak kerja yang tiba-tiba diputus mencuat, ketenangan tersebut seketika sirna.

DUGAAN PHK para pekerja PT Yihong Novatex Indonesia, Cirebon Timur bukan sekadar tumpukan berkas perkara. Ini realitas emosional tentang kecemasan para pencari nafkah.

Oleh: Maman Suharman

Bagi para buruh di wilayah Cirebon Timur, kartu tanda pengenal karyawan (id card) yang mereka kalungkan setiap pagi adalah jaminan bahwa anak-anak mereka bisa tetap bersekolah dan kebutuhan dapur esok hari dapat terpenuhi.

Saat isu PHK sepihak atau kontrak kerja yang tiba-tiba diputus mencuat, ketenangan tersebut seketika sirna.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman mengungkap janji dirinya takkan tinggal diam. Menurutnya, laporan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah.

Agus memastikan, persoalan itu akan dibahas dengan melibatkan sejumlah pihak, termasuk Forkopimda dan Satgas Investasi.

"Ini menjadi masukan untuk kami pemerintah daerah yang nantinya akan dibahas," ujar Agus, Rabu (2/9).

Bagi Pemkab Cirebon, isu ini begitu sensitif. Ingatan kolektif para buruh masih segar terhadap rentetan konflik industrial besar yang pernah menimpa pabrik penanaman modal asing ini pada tahun 2025 lalu.

Pengalaman pahit PHK massal terdahulu membuat kondisi psikologis pekerja saat ini menjadi sangat rentan terhadap isu sekecil apa pun.

Kehadiran Pemerintah Kabupaten Cirebon yang menurunkan Forkopimda dan Satgas Investasi membawa angin segar. Langkah proaktif ini diharapkan mampu membedah benang kusut ini dengan pendekatan yang humanis.

"Satgas Investasi terutama nanti memberikan solusi-solusi terkait permasalahan yang ada di investasi," katanya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya berkepentingan menjaga iklim investasi tetap kondusif.

Kehadiran perusahaan juga diharapkan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

Agus menyebut Pemkab Cirebon memiliki harapan besar agar investasi yang masuk mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah signifikan.

"Harapannya 80 persen yang kerja masyarakatnya orang sekitar," ungkapnya.

Menurut Agus, Pemkab Cirebon bersama Bupati saat ini terus mendorong masuknya investasi, terutama di wilayah Cirebon Timur.

Upaya tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak agar investor memperoleh keamanan dan kenyamanan dalam menjalankan usahanya.

"Saya dengan Pak Bupati tentunya sedang membangun investasi yang baik di Kabupaten Cirebon," ujarnya.

Karena itu, koordinasi dengan Forkopimda terus dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mencari penyelesaian apabila muncul persoalan antara investasi dengan masyarakat maupun tenaga kerja.

Pemkab Cirebon berharap pertumbuhan investasi tidak hanya memberikan keuntungan bagi dunia usaha, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Terkait laporan dugaan PHK sepihak di PT Yihong Novatex Indonesia, pemerintah daerah akan menindaklanjutinya melalui pembahasan dan koordinasi dengan pihak terkait “Investasi harus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, terutama membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan,” pungkasnya. (bsf)


Editor : Inilahkoran