Pemkot Bandung Tanam 1.625 Bibit dan Bangun Kolam Retensi di Lahan Kritis Bandung Utara
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menanam 1.625 bibit tanaman pelindung dan produktif di Kecamatan Ujungberung, sekaligus memulai pembangunan Kolam Retensi Ciporeat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menanam 1.625 bibit tanaman pelindung dan produktif di Kecamatan Ujungberung, sekaligus memulai pembangunan kolam retensi Ciporeat.
Penjabat Wali Kota Bandung, A Koswara menegaskan, konservasi di kawasan Bandung Utara yang menjadi penyangga ekosistem perkotaan khususnya Kota Bandung menjadi sangat penting.
“Lahan kritis di kawasan ini memiliki dampak besar terhadap lingkungan, mulai dari banjir, longsor, hingga krisis air. Konservasi ini bukan sekadar menanam, tetapi memastikan tanaman tumbuh dan memberi manfaat secara berkelanjutan,” kata Koswara, Kamis 23 Januari 2025.
Menurut ia, tantangan besar dalam menjaga kawasan Bandung Utara adalah mencegah alih fungsi lahan yang dimiliki masyarakat dan swasta. Pihaknya pun menyebut harus adanya kesadaran.
“Harus ada kolaborasi dan kesadaran kolektif antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta. Ke depan, kita perlu menjadikan program seperti ini sebagai agenda rutin,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Didi Ruswandi menjelaskan, program ini tidak hanya fokus pada penghijauan. Tetapi juga tata kelola air melalui pembangunan kolam retensi alami.
“Kolam retensi Ciporeat akan memiliki luas 3.111 meter persegi dengan kapasitas 4.000 meter kubik air. Ini bertujuan untuk meningkatkan daya resap air dan mengurangi risiko banjir di wilayah Bandung Raya,” kata Didi Ruswandi.
Selain itu dituturkan pihaknya, lahan seluas 10.662 meter persegi di RW 8 Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, juga akan dimanfaatkan untuk agrowisata dan ruang publik.
Menurut ia, dengan konsep multifungsi. Area ini dilengkapi jogging track, blok tanaman produktif seperti mangga, lengkeng, dan rambutan, serta area seni budaya.
"Kegiatan ini menanam sebanyak 375 pohon pelindung, 1.250 bibit perdu, dan area alun-alun turut ditanam sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan lingkungan dan daya dukung Kota Bandung," ucapnya.
Kegiatan ini pun, ditambahkan Didi merupakan penanaman skala besar ketiga selama masa jabatan Pj Wali Kota A Koswara. Sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan di Kawasan Kanhay dan Taman Kehati. ***
Editor : Ahmad Sayuti

