Pemprov Jabar Tawarkan Pemerintah Daerah Gandeng BJB, Akomodir Sopir Miliki Kendaraan Angkut Sendiri
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menawarkan pemerintah kabupaten/kota, untuk menggandeng Bank BJB, guna mengakomodir para sopir agar memiliki kendaraan angkut sendiri.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - pemerintah Provinsi Jawa Barat menawarkan pemerintah kabupaten/kota, untuk menggandeng Bank BJB, guna mengakomodir para sopir agar memiliki kendaraan angkut sendiri.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menuturkan, selama ini sopir mengemudikan kendaraan angkut milik perusahaan distribusi dengan upah harian yang terbilang kecil.
Menurutnya, masa depan sopir stagnan tanpa kepastian. Sehingga diharapkan, bila memiliki kendaraan angkut sendiri, mampu mendongkrak perekonomian mereka.
"Tawaran saya, hari ini kan mereka nyopir nih. Nyopir tronton, diesel, ka kerja di orang. Saya ingin mereka menjadi tuan, punya mobil sendiri," ujar Dedi dikutip Selasa 4 November 2025.
Dia mengharapkan, pemerintah kabupaten/kota dapat membantu para sopir, memberikan akses pinjaman ke Bank BJB berupa kredit mobil angkutan tanpa uang muka.
Ketika mereka beroperasi usai memiliki kendaraan angkut milik sendiri lanjut Dedi, para sopir sudah bisa memulai menabung menyisihkan dari penghasilannya untuk membayar angsuran kendaraan tersebut.
"Dengan cara kerjasama Pemda dengan BJB. Membuat kredit tanpa DP. Ada mobil, langsung disetorin, bulan depan jalan," ucapnya.
Ide ini dilontarkan Dedi, menyusul pendapatan para sopir angkut yang hanya berkisar antara Rp100-150 ribu per hari. Khususnya sopir truk tambang di Kabupaten Bogor, di mana menurutnya terbilang kecil, dengan risiko yang harus dihadapi para sopir di jalan raya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti


