Pemudik Wajib Tahu! Ini 6 Kota di Indonesia yang Sering Macet Saat Lebaran

Beberapa kota di Indonesia dikenal memiliki tingkat kemacetan tinggi, terutama saat arus mudik dan arus balik Lebaran

Pemudik Wajib Tahu! Ini 6 Kota di Indonesia yang Sering Macet Saat Lebaran

INILAHKORAN - Mudik merupakan tradisi tahunan yang dinantikan banyak orang untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Namun, di balik kebahagiaan perjalanan pulang, kemacetan lalu lintas menjadi tantangan utama yang harus dihadapi para pemudik.

Beberapa kota di Indonesia dikenal memiliki tingkat kemacetan tinggi, terutama saat arus mudik dan arus balik Lebaran. Faktor-faktor seperti lonjakan volume kendaraan, infrastruktur jalan yang terbatas, serta tingginya aktivitas ekonomi menjadi penyebab utama kepadatan lalu lintas.

Kemacetan yang terjadi sering kali menyebabkan waktu tempuh menjadi lebih lama dari perkiraan dan berpotensi menimbulkan stres bagi pengendara. Oleh karena itu, pemudik perlu mempersiapkan strategi perjalanan yang efektif, seperti memilih waktu keberangkatan yang tepat serta memanfaatkan jalur alternatif untuk menghindari titik-titik macet.

Berdasarkan laporan terbaru TomTom Traffic Index 2024, berikut adalah enam kota dengan tingkat kemacetan tertinggi di Indonesia yang perlu diwaspadai oleh para pemudik:

Daftar 6 kota dengan Kemacetan Terparah di Indonesia

  1. Bandung
    Bandung menduduki peringkat pertama sebagai kota paling macet di Indonesia. Rata-rata waktu tempuh di kota ini mencapai 32 menit 37 detik per 10 km dengan tingkat kemacetan 48 persen. Secara global, Bandung berada di peringkat ke-12 dalam daftar kota termacet di dunia.

  2. Medan
    Medan menempati posisi kedua dengan rata-rata waktu tempuh 32 menit 3 detik per 10 km dan tingkat kemacetan mencapai 40 persen. kota ini berada di peringkat ke-15 secara global, mengalami peningkatan waktu perjalanan sebesar 10 detik dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total waktu yang hilang akibat kemacetan mencapai 111 jam per tahun.

  3. Palembang
    Palembang berada di peringkat ketiga dengan waktu tempuh rata-rata 27 menit 55 detik per 10 km dan tingkat kemacetan 41 persen. Secara global, kota ini menempati peringkat ke-53, dengan peningkatan waktu perjalanan sebesar 30 detik dibandingkan tahun 2023.

  4. Surabaya
    Surabaya berada di posisi keempat dengan tingkat kemacetan yang lebih rendah dibandingkan kota-kota sebelumnya. Rata-rata waktu tempuh di kota ini mencapai 26 menit 59 detik per 10 km dengan tingkat kemacetan 31 persen. Dalam daftar global, Surabaya berada di peringkat ke-70.

  5. Jakarta
    Sebagai ibu kota negara, Jakarta yang selama ini dikenal sebagai kota dengan lalu lintas terpadat justru berada di peringkat kelima. Rata-rata waktu tempuh di Jakarta mencapai 25 menit 31 detik per 10 km, dengan tingkat kemacetan 43 persen. Total waktu yang hilang akibat kemacetan di Jakarta mencapai 108 jam per tahun.

  6. Denpasar
    Denpasar menempati peringkat keenam dengan rata-rata waktu tempuh 22 menit per 10 km. Sebagai pusat wisata utama di Bali, kepadatan lalu lintas di kota ini cukup tinggi, dengan pengendara dilaporkan kehilangan sekitar 22 jam akibat kemacetan.


Editor : Firda Rachmawati