Pencarian Sisa Korban Tertimbun Longsor Dilanjutkan, SAR Bandung: Pencarian Difokuskan di Sektor 1, 2 dan 3
Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian sisa korban tertimbun longsor di Kampung Gintung, RT 03/07, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) setelah sempat dihentikan sementara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian sisa korban tertimbun longsor di Kampung Gintung, RT 03/07, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) setelah sempat dihentikan sementara.
Seperti diketahui, proses pencarian sisa korban tertimbun sempat dihentikan sementara pada hari ketiga. Hal itu dilakukan menyusul adanya longsor susulan yang dipicu hujan yang mengguyur wilayah tersebut. Khususnya di titik bencana longsor, dengan alasan keselamatan petugas.
Pada hari keempat ini, petugas mengawali proses pencarian dengan apel gabungan. Kemudian petugas berbondong-bondong naik ke titik longsor berjarak tiga kilometer dari posko pengungsian.
"Hari ke empat pencarian korban tertimbun longsor. Kami lanjutkan dan susun skenario untuk proses pencarian di hari ini," kata Kepala Kantor SAR Bandung Hery Marantika saat ditemui di lokasi kejadian longsor Cipongkor, Kamis 28 Maret 2024.
Hery menyebut, area pencarian sisa korban tertimbun longsor yang difokuskan di work sheet atau sektor 1, 2, dan 3 bakal diperluas ke titik yang belum terjangkau.
"Untuk work sheet akan diperluas, kita jangkau area-area di work sheet 1, 2, dan 3. Kita sudah mapping dengan drone juga, kemudian kita terjunkan K-9 (anjing pelacak) Polri," sebutnya.
Hery berharap, cuaca pada hari ke empat pencarian korban tertimbun longsor bersahabat. Sebab jika hujan turun, bakal menyulitkan upaya pencarian bahkan bisa dihentikan lagi.
"Kendala di lokasi ini areanya kan basah. Kalau hujan, maka indikasi longsor susulan sangat tinggi," ungkapnya.
"Untuk itu kita berharap cuaca hari ini cerah supaya proses pencarian bisa dimaksimalkan," imbuhnya.
Hery menyebut, memasuki hari keempat ini korban yang sudah ditemukan sebanyak lima orang. Namun satu jasad yang ditemukan terakhir pada Rabu 27 Maret 2024 masih belum dipastikan identitasnya.
"Arahan dari Basarnas, korban terkonfirmasi itu 4 orang. Itu karena jasad yang ditemukan kemarin masih proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Jabar," paparnya.
"Kita masih menunggu hasilnya, karena korban kelima ditemukan di luar work sheet yang ditentukan. Dia ditemukan di aliran sungai Citarum, Waduk Saguling. Maka kita harus menunggu hasil identifikasi untuk memastikan identitasnya," tutupnya. (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani


