Penjangkauan PPKS di Kota Bandung Didominasi Wajah Baru, Ribuan Telah Dibina
Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung menemukan, mayoritas pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) yang terjaring merupakan wajah-wajah baru.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung menemukan, mayoritas pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) yang terjaring dalam penjangkauan merupakan wajah-wajah baru.
Kepala Dinsos Kota Bandung, Yorisa Sativa mengatakan, temuan tersebut menunjukkan sebagian besar PPKS yang telah mendapatkan penanganan tidak kembali lagi ke jalan.
"Yang kita jangkau banyak wajah baru. Jadi artinya boleh diklaim juga, berarti hanya sedikit yang kembali lagi ke jalan setelah kita lakukan penjangkauan," kata Yorisa Sativa, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, sebagian besar PPKS yang terjaring bukan berasal dari Kota Bandung. Pihaknya mencatat, sekitar 70 hingga 80 persen merupakan warga dari luar daerah.
"Nah, jadi banyak wajah baru dan hampir 70 sampai 80 persennya di luar Kota Bandung. Jadi kita upayakan untuk terus berkoordinasi dengan dinas sosial terkait atau setempat untuk dikembalikan ke keluarganya dan tidak kembali lagi ke Kota Bandung," ucapnya.
Yorisa menjelaskan, jumlah PPKS yang kembali turun ke jalan setelah menjalani pembinaan tergolong rendah yakni di bawah 5 persen. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan.
"Yang kembali ke jalan itu sebetulnya angkanya rendah, cuma di bawah 5 persen. Ada beberapa yang kembali, tapi kita akan lakukan terus-menerus agar mereka tidak kembali," ujar dia.
Sebagai upaya pencegahan, pihaknya memberikan pembinaan kepada PPKS yang terjaring melalui rumah singgah. Program tersebut mencakup pembinaan mental, fisik dan spiritual.
"Di Dinsos, di rumah singgah kami dilakukan pembinaan Bintasik atau bimbingan mental dan fisik juga spiritual. Kami koordinasi juga dengan TNI AD untuk pembinaan yang lebih disiplin agar mereka tidak mau kembali ke jalan dan tidak mencari uang di jalan," jelasnya.
Dia menambahkan, pembinaan dilakukan selama tujuh hari sesuai standar operasional prosedur. Dalam kondisi tertentu, masa pembinaan dapat diperpanjang hingga dua kali tujuh hari.
Adapun penjangkauan PPKS dilakukan secara rutin dengan menyasar sejumlah ruas jalan di Kota Bandung. Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 03.00 hingga 07.00 WIB.
"Rata-rata yang terjaring dalam penjangkauan sekitar 90 sampai 100 orang per bulan. Kita mengikuti ruas jalan yang masuk program beautifikasi, ada 17 ruas jalan dimulai dari jalan protokol kemudian menyusuri jalan arteri dan jalan kecil lainnya," tandas dia.***
Editor : JakaPermana

