Pipa Baru 500 Milimeter, Harapan Baru Air Bersih
WARGA Bogor Barat dan Tanah Sareal menanti aliran air bersih yang lebih stabil.Perumda Tirta Pakuan memperkuat jaringan distribusi melalui pengaktifan pipa baru
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh:RIZKI MAULUDI
Bagi sebagian warga Bogor Barat dan Tanah Sareal, aliran air bersih yang stabil menjadi harapan yang terus dinanti.
Debit yang kecil dan tekanan air yang belum optimal selama ini menjadi persoalan yang ingin segera diselesaikan. Kini, harapan itu mulai mendapat jalan keluar melalui penguatan infrastruktur jaringan air minum.
Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor akan mengaktifkan jaringan pipa baru berdiameter 500 milimeter (mm) di Jalan MA Salmun, Rabu (5/8).
Pengoperasian pipa anyar tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem distribusi air bersih sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, mengatakan pengaktifan jaringan baru ini dilakukan untuk menambah pasokan serta menstabilkan aliran air, terutama bagi pelanggan di wilayah Bogor Barat dan sebagian Kecamatan Tanah Sareal.
“Pekerjaan ini dilakukan demi memastikan pasokan air ke pelanggan semakin stabil, baik dari segi kuantitas maupun tekanan aliran. Melalui pengaktifan pipa anyar berdiameter 500 mm ini, kami berharap keluhan terkait debit air yang kecil di kawasan Bogor Barat dan Tanah Sareal dapat teratasi secara bertahap,” ujar Rino.
Menurut dia, pembangunan dan pembenahan jaringan pipa merupakan investasi jangka panjang perusahaan. Infrastruktur yang lebih kuat diyakini mampu meningkatkan keandalan sistem pengaliran air minum di Kota Bogor.
Namun, proses peralihan menuju sistem baru membutuhkan penyesuaian. Selama pekerjaan berlangsung, sejumlah wilayah berpotensi mengalami kekeruhan air sementara akibat perubahan tekanan dan dinamika aliran dalam jaringan pipa.
Beberapa wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kelurahan Cilendek Timur, Curug, Curug Mekar, Semplak, Mekarwangi, Cibadak, Kencana, dan Kayumanis.
Perumda Tirta Pakuan pun mengimbau masyarakat di wilayah tersebut untuk menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai. Pelanggan juga diminta segera melapor apabila gangguan kualitas air berlangsung cukup lama.
“Selain itu, pelanggan diharapkan aktif berkoordinasi apabila menemukan gangguan kualitas air yang berkepanjangan. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul selama proses pekerjaan pengaktifan ini,” kata Rino. (gin)
Editor : Inilahkoran


