PKH Leuwiliang dan Cibungbulang Dapatkan Fasilitas Usaha dari Diskanak Kabupaten Bogor

PKH Leuwiliang dan Cibungbulan mendapatkan 10 paket fasilitas usaha yang diberikan Diskanak Kabupaten Bogor.

PKH Leuwiliang dan Cibungbulang Dapatkan Fasilitas Usaha dari Diskanak Kabupaten Bogor
PKH Leuwiliang dan Cibungbulang mendapatkan bantuan fasilitas usaha dari Diskanak Kabupaten Bogor, Kamis 2 Juni 2022.

INILAHKORAN, Bogor - Diskanak Kabupaten Bogor membagikan 10 paket fasilitas usaha pengolahan dan pemasaran produk kepada PKH Leuwiliang dan Cibungbulan.

Mereka yang terdaftar dalam program keluarga harapan atau PKH Leuwiliang dan Cibungbulan yang itu menerima bantuan fasilitas usaha. Mereka mendapatkan paket gerobak, kompor, alat pemanggang, blender, boks plastik besar, cooler boks, ice gell, kursi plastik, panci pengukus, penjepit kue, pisau dapur, selang regulator gas, tabung gas, talenan, termos nasi, wajan dan bahan baku makanan olahan yang ikan merupakan usulan Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

"Dengan mendapatkan paket fasilitas usaha senilai Rp16 juta per paket, diharapkan para pedagang yang terdaftar dakan PKH Leuwiliang dan Cibungbulan itu meningkatkan taraf hidup atau pendapatan ekonominya," kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor Oetje Soebagdja, Kamis 2 Juni 2022.

Baca Juga: Sama Dengan Tahun Sebelumnya, Bedanya PPDB 2022 Melibatkan Sekolah Swasta

Selain demi pemulihan ekonomi daerah (PED), dia menyebutkan bantuan fasilitas usaha pengolahan dan pemasaran produk perikanan juga demi mengurangi angka kasus bayi stunting atau kurang gizi.

"Kebetulan warga Kecamatan Leuwiliang dan Kecamatan Cibungbulang yang mendapatkan bantuan paket paket fasilitas pengolahan dan pemasaran produk perikanan ini, desanya terdapat kasus bayi stunting. Harapan kami, masyarakat terbiasa makan ikan atau makan makanan yang sehat dan bergizi," jelasnya.

Dia menuturkan, jumlah paket fasilitas usaha pengolahan dan pemasaran produk perikanan itu lebih banyak dari 2021 lalu.

Baca Juga: Bertemu Ridwan Kamil, Pemerintah Swiss Tekankan Pencarian Eril Jadi Prioritas

"Tahun lalu, Diskanak membagikan 5 paket, Tahun 2022 meningkat menjadi 10 paket paket fasilitas pengolahan dan pemasaran produk perikanan. Selain olahan ikan, kami mebebaskan para pedagang untuk berkreasi sesuai selera pasar," tuturnya.

Sementara itu, Purnani seorang wanita pengusaha olahan ikan asal Kecamatan Parung yang menjadi mentor mengaku sudah memberikan 'jurus sukses' dalam berusaha mengaku selain meberikan tehnik cara berusaha, ia juga membina mental para pedagang usaha kecil tersebut.

"Setelah tehnik berusaha, membina mental, saya juga mengajarkan memproduksi produksi yang murah namun baik. Saya minta mereka cerdik, namun tidak licik. Mereka juga sudah tau manajemen keuangan, bagaimana cara meraih balik modal dan keuntungan semaksimal mungkin," ungkap Purnani. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran