PNM Gelar Pelatihan Vokasi Disabilitas, Siapkan Peserta Masuk Industri Sepatu

Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan vokasi disabilitas yang diselenggarakan PNM dan Mandiri Taspen

PNM Gelar Pelatihan Vokasi Disabilitas, Siapkan Peserta Masuk Industri Sepatu
Sebanyak 50 perserta mengikuti pelatihan vokasi disabilitas untuk mempersiapkan kerja di industri sepatu

INILAHKORAN.ID – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Mandiri Taspen menggelar Program vokasi disabilitas di Gedung Islamic Center Brebes untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas.

Sebanyak 30 peserta dari komunitas difabel di Kabupaten Brebes dan sekitarnya mengikuti pelatihan keterampilan menjahit dengan skema Operator Jahit Sepatu yang difasilitasi Ruang Amal Indonesia. Pelatihan berlangsung selama lima hari dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta berkesempatan mengikuti proses penempatan kerja pada perusahaan industri sepatu yang beroperasi di wilayah Brebes.

Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan yang inklusif agar penyandang disabilitas memiliki akses yang lebih luas terhadap peningkatan kapasitas dan kesempatan kerja.

“Setiap orang memiliki potensi untuk berkembang apabila diberikan kesempatan dan akses yang tepat. Melalui program ini, kami berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki peluang yang lebih besar untuk mandiri, berkarya, dan meningkatkan kualitas hidupnya. Kami percaya pemberdayaan yang inklusif akan menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Kindaris dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/6/2026).

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas di Indonesia masih relatif rendah. Keterbatasan akses terhadap pelatihan dan kesempatan kerja menjadi salah satu faktor yang menghambat kemandirian ekonomi kelompok tersebut.

Program vokasi disabilitas merupakan bagian dari komitmen PNM dalam mendukung pemberdayaan masyarakat prasejahtera. Jika sebelumnya PNM dikenal melalui berbagai program pemberdayaan perempuan dan pelaku usaha ultra mikro, kali ini upaya tersebut diperluas dengan memberikan pelatihan keterampilan bagi penyandang disabilitas.

Salah satu peserta pelatihan mengaku program tersebut memberikan pengetahuan baru sekaligus meningkatkan kepercayaan diri untuk memasuki dunia kerja.

“Melalui pelatihan ini, kami mendapatkan ilmu baru sekaligus kepercayaan diri bahwa kami juga mampu bekerja dan berkarya. Semoga setelah pelatihan ini kami bisa mendapatkan pekerjaan dan membantu keluarga,” katanya.

Melalui kolaborasi ini, PNM dan Mandiri Taspen berharap dapat memperluas akses pemberdayaan bagi penyandang disabilitas sehingga mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk hidup mandiri, produktif, dan berdaya. 

Program ini juga menjadi kelanjutan dari inisiatif serupa yang telah dijalankan sebelumnya untuk memperluas dampak pemberdayaan kepada masyarakat.


Editor : Ahmad Sayuti