Polresta Bandung Terjunkan 1.623 Personel Gabungan Untuk Pengamanan Mudik Lebaran 2022

Ribuan personel diterjunkan Polresta Bandung untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2022 di antaranya di wilayah Cileunyi Nagreg

Polresta Bandung Terjunkan 1.623 Personel Gabungan Untuk Pengamanan Mudik Lebaran 2022
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menuturkan, pengerahan personel akan dilakukan mulai hari ini

INILAHKORAN, Soreang - Sebanyak 1.623 orang personil gabungan dari Polri, TNI, Dishub dan lainnya untuk pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2022.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menuturkan, pengerahan personel akan dilakukan mulai hari ini. Adapun personel Polri yang dilibatkan dalam operasi kemanusiaan itu berjumlah 995 orang. Sementara sisanya, berasal dari TNI dan sejumlah instansi dari Pemkab Bandung.

"Kami mulai hari ini untuk mengantisipasi masyarakat yang mendahului mudik lebaran melalui jalur Cileunyi-Nagreg," kata Kusworo usai memimpin apel gelar pasukan di Dome Bale Rame Sabilulungan, Soreang, Jumat 22 April 2022.

Baca Juga: Kemenhub Terapkan One Way di Tol, Warga Bandung Mau ke Jakarta Pakai Jalur Arteri Saja

Dikatakan Kusworo, untuk pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2022, Polresta Bandung mendirikan pos pengamanan (Pospam) sebanyak 27 di sepanjang jalur mudik dan wisata Kabupaten Bandung. Dari 27 Pospam yang didirikan, itu terdiri dari Pospam Terpadu di Cileunyi, dua Pos Pelayanan (Posyan) di kawasan Cikaledong Nagreg dan Kawah Putih.

"Sementara 24 Pospam lainnya kami sebar di sejumlah titik jalur mudik dan wisata Kabupaten Bandung," ujarnya.

Kusworo melajutkan, jika jalur mudik di wilayah Kabupaten Bandung mulai dari Cileunyi hingga Nagreg sudah siap untuk dilewati. Sedangkan untuk jalur alternatif, seperti Ibun dan Cijapati juga semuanya sudah siap untuk dilewati.

Baca Juga: Pembatasan Angkutan Barang hingga Ganjil Genap Strategi Jabar Kurangi Kepadatan Arus Mudik Lebaran

"Semuanya sudah siap, ternasuk infrastruktur. Hanya saja kami tetap mengantisipasi adanya human error saja," katanya.(rd dani r nugraha).
2 Lampiran


Editor : inilahkoran