Pos Aduan Bale Pananggeuhan Tetap Berjalan, Meski Mulai 'Tak Laku'

Sekda Jabar Herman Suryatman mengakui, pos aduan Bale Pananggeuhan tidak lagi ramai diserbu masyarakat seperti ketika awal dibuka pada awal Oktober 2025 lalu.

Pos Aduan Bale Pananggeuhan Tetap Berjalan, Meski Mulai 'Tak Laku'
Kendati demikian, kata Herman, Bale Pananggeuhan tetap akan dibuka untuk menampung aduan masyarakat, meski tidak seramai ketika awal pembukaan. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Sekda Jabar Herman Suryatman mengakui, pos aduan Bale Pananggeuhan tidak lagi ramai diserbu masyarakat seperti ketika awal dibuka pada awal Oktober 2025 lalu.

Kendati demikian, kata Herman, Bale Pananggeuhan tetap akan dibuka untuk menampung aduan masyarakat, meski tidak seramai ketika awal pembukaan.

Bahkan, Bale Pananggeuhan diakuinya akan dikolaborasikan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat.

"Karena sejatinya itu kan bagi umat muslim, bagian dari infak dan sedekah. Makanya kami coba adumaniskan denvan Baznas, sehingga bobot spiritualnya lebih optimal," ujar Herman dikutip Rabu 12 November 2025.

Untuk itu, dipastikan Bale Pananggeuhan akan terus berjalan. Sekaligus menjadi media penyalur dari sumbangan dari ASN Jabar, melalui program Sapoe Sarebu atau Poe Ibu. 

“Berjalan terus," ucapnya.

Kendati diakuinya dalam pengelolaannya tidak mudah, karena administrasinya harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Mengingat sumber Bale Pananggeuhan berasal dari iuran sukarela ASN Pemprov Jabar.

"Walaupun sukarela, kan harus akuntabel. Tetap harus dipertanggungjawabkan oleh teman-teman pengelola," ucapnya.


Editor : Doni Ramdhani