Presiden Prabowo Imbau Perusahaan Transportasi Online Berikan THR Tunai kepada Pengemudi dan Kurir pada Idul Fitri 2025

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengimbau perusahaan transportasi berbasis aplikasi untuk memberikan tunjangan hari raya (THR) dalam bentuk uang tunai kepada mitra pengemudi dan kurir online pada perayaan Idul Fitri 2025.

Presiden Prabowo Imbau Perusahaan Transportasi Online Berikan THR Tunai kepada Pengemudi dan Kurir pada Idul Fitri 2025
Presiden Prabowo Imbau Perusahaan Transportasi Online Berikan THR Tunai kepada Pengemudi dan Kurir pada Idul Fitri 2025

INILAHKORAN, Bandung – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengimbau Perusahaan Transportasi berbasis aplikasi untuk memberikan tunjangan hari raya (THR) dalam bentuk uang tunai kepada mitra Pengemudi dan Kurir online pada perayaan Idul Fitri 2025.

Imbauan ini disampaikan dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, setelah Presiden menggelar rapat bersama para menteri terkait dan pimpinan Perusahaan layanan Transportasi daring.

Presiden Prabowo menekankan bahwa para Pengemudi dan Kurir online memiliki peran penting dalam mendukung layanan Transportasi dan logistik di Indonesia.

Pemerintah, kata Presiden, memberikan perhatian khusus kepada kelompok pekerja ini agar mereka dapat merasakan manfaat ekonomi yang lebih baik menjelang hari raya.

"Pada tahun ini, pemerintah menaruh perhatian khusus kepada para Pengemudi dan Kurir online yang telah memberi kontribusi penting dalam mendukung layanan Transportasi dan logistik di Indonesia,” ujar Presiden Prabowo dikutipdari ANTARA.

“Untuk itu, pemerintah mengimbau kepada seluruh Perusahaan layanan angkutan berbasis aplikasi untuk memberi bonus hari raya kepada Kurir dan Pengemudi online dalam bentuk uang tunai dengan mempertimbangkan keaktifan kerja," sambungnya.

Menurut data yang disampaikan Presiden, saat ini terdapat sekitar 250.000 Pengemudi dan Kurir online yang aktif, sementara jumlah mitra Pengemudi dan Kurir berstatus paruh waktu diperkirakan mencapai 1 hingga 1,5 juta orang.

Terkait besaran dan mekanisme pemberian THR, Presiden menyatakan bahwa hal tersebut akan diserahkan kepada Menteri Ketenagakerjaan untuk dirundingkan lebih lanjut dengan pihak Perusahaan dan dituangkan dalam Surat Edaran (SE).

Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa dalam rapat bersama dengan para pimpinan Perusahaan Transportasi online, pemerintah telah mendapatkan komitmen dari mereka untuk memberikan THR kepada mitra Pengemudi dan Kurir.

"Kami dapat komitmen pimpinan Perusahaan ojek online, yaitu Saudara Patrick Walujo selaku CEO GoTo dan CEO Grab Anthony Tan, dan juga hadir bersama kita siang hari ini perwakilan Pengemudi ojek online dari Gojek dan Grab," tambahnya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan