Prioritaskan Layanan Publik, Kemenag Pilih Potong Anggaran Perjalanan Dinas 65 Persen
Saat ini Kemenag memilih untuk memotong anggaran pejalanan dinas sebesar 65 persen untuk prioritaskan layanan publik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Di tengah tantangan fiskal yang cukup berat pada 2026, jajaran Kementerian Agama (Kemenag) diminta melakukan penajaman terhadap sejumlah program prioritas.
Penajaman ini dilakukan untuk memastikan layanan keagamaan dan pendidikan tetap menyentuh akar rumput meskipun ruang gerak anggaran sangat terbatas.
Kini Kemenag memotong anggaran perjalanan dinas hingga 65 persen yang nantinya akan dialihkan demi menjaga agar program prioritas, utamanya menyangkut layanan publik tetap berjalan.
"Perencanaan kita ke depan, saya minta tolong berpikirlah out of the box. Acuan kita ke depan adalah tantangan, jangan hanya terpaku pada anggaran yang kita miliki. Kalau anggaran terbatas, cari alternatif," ujar Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dikutip dari laman Antara oada Rabu, 8 April 2026.
Penghematan anggaran tersebut merupakan terobosan dalam merespons tantangan keterbatasan anggaran program 2026.
Salah satu yang dilakukan untuk menghemat anggaran adalah dengan melakukan penajaman ekstrem pada akun belanja non-prioritas.
Menag juga meminta seluruh jajaran Kementerian Agama untuk melakukan transformasi fundamental dalam pola pikir perencanaan program.
Penajaman program ini dapat dilakukan dengan menyatukan gerak antara Direktorat Jenderal, Kanwil Kemenag Provinsi, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).***
Editor : Irma Nurfajri

