Program Mudik Hepi 2026 Gratis Kembali Digelar, Pemkot Cimahi Siapkan 15 Bus
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi kembali menghadirkan Program Mudik Hepi 2026 secara gratis untuk warganya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi kembali menghadirkan Program Mudik Hepi 2026 secara gratis untuk warganya.
Program Mudik Hepi 2026 tersebut dilakukan Pemkot Cimahi sebagai upaya preventif untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas selama musim mudik 2026.
Sebanyak 15 unit bus disiapkan Pemkot Cimahi dan siap mengangkut total 720 peserta. Program Mudik Hepi 2026 ini dirancang tidak hanya untuk memfasilitasi perjalanan pulang kampung secara aman dan terstruktur. Inisiasi itu juga mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, kendaraan yang sering menjadi penyebab kecelakaan fatal di ruas jalan antarkota.
"Kami bertujuan kurangi penggunaan sepeda motor dalam perjalanan mudik, sehingga potensi risiko kecelakaan bisa ditekan secara signifikan," ujar Kepala Bidang Angkutan dan Penerangan Jalan Umum Dishub Kota Cimahi Iwan Ridwan, Kamis 19 Februari 2026.
Dijelaskan Iwan, perjalanan dibagi menjadi dua koridor rute utama untuk mengurai kepadatan dan menyesuaikan tujuan pemudik.
"Untuk jalur selatan menghubungkan Cimahi ke Solo melalui Yogyakarta, sedangkan jalur utara menjangkau Semarang melalui Cirebon," jelasnya.
Iwan mengungkapkan, pendaftaran dibuka secara daring mulai hari ini Kamis Februari 2026 hingga 28 Februari 2026. Informasi lengkap dapat diakses melalui akun resmi media sosial Dishub Kota Cimahi @dishubkotacimahi.
"Kita akan memberangkatkan para pemudik pada tanggal 18 Maret pukul 08.00 WIB di lapangan apel Kantor Pemkot Cimahi," sebutnya.
Lebih lanjut Iwan menuturkan, aspek inklusivitas juga diperhatikan secara khusus. Sebab, bagi peserta penyandang disabilitas wajib didampingi oleh satu anggota keluarga yang tercatat dalam satu Kartu Keluarga (KK).
Untuk memastikan keselamatan maksimal, pemerintah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap awak kendaraan.
"Kolaborasi ini penting untuk memastikan kondisi fisik dan kesehatan para supir, karena keselamatan pemudik adalah prioritas utama kita," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

