Proyeksikan Terminal Sindangkerta Jadi Lokasi Uji KIR, Begini Penjelasan Dishub KBB

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah memproyeksikan Terminal Sindangkerta sebagai lokasi kedua Uji KIR

Proyeksikan Terminal Sindangkerta Jadi Lokasi Uji KIR, Begini Penjelasan Dishub KBB
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah memproyeksikan Terminal Sindangkerta sebagai lokasi kedua untuk melayani pengujian kendaraan bermotor atau uji KIR.

INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah memproyeksikan Terminal Sindangkerta sebagai lokasi kedua untuk melayani pengujian kendaraan bermotor atau uji KIR. 
 
Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor, Dishub KBB, Herry Arifin menjelaskan, di terminal tersebut nantinya bakal ditempatkan alat uji KIR mobile bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) guna melayani masyarakat yang ada di wilayah selatan KBB.
 
"Terminal Sindangkerta lokasinya luas dan leluasa. Jadi ketika alat uji ditempatkan disana sangat memadai," katanya.
 
 
Ia menjelaskan, keberadaan alat uji KIR mobile tersebut sangat dibutuhkan karena wilayah pelayanan KBB yang sangat luas. 
 
"Masyarakat di wilayah selatan KBB cukup jauh jika harus datang ke kantor UPT PKB Dishub KBB di Cikamuning, Padalarang," jelasnya.
 
Dengan begitu, lanjut dia, ketika di Terminal Sindangkerta sudah tersedia fasilitas uji KIR mobile maka pelayanan jadi semakin dekat. 
 
 
Ia menyebut, hal itu diharapkan bisa mendorong semakin banyaknya pemilik kendaraan yang menguji KIR-kan kendaraannya. 
 
"Itu bagian dari pelayanan jemput bola, lebih mendekatkan ke masyarakat," sebutnya.
 
"Disana juga ada Bank BJB sehingga masyarakat bisa langsung bayar tidak harus bolak balik," sambungnya.
 
 
Ia menuturkan, wilayah selatan yang nantinya bisa dilayani oleh fasilitas uji KIR mobile ini seperti dari Kecamatan Saguling, Cihampelas, Cililin, Sindangkerta, Gununghalu, Cipongkor, dan Rongga. Sementara warga di wilayah utara dan tengah masih bisa dilayani di kantor UPT di Cikamuning. 
 
"Semoga bantuan fasilitas uji KIR mobile dari Kementerian Perhubungan itu bisa segera turun. Pastinya kami merasa terbantu, karena kalau harus menganggarkan sendiri, beli sendiri, harganya lumayan," pungkasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran