PTSL Mekarwangi Terbanyak di KBB, Pither Tjuandys Ingatkan Bahaya Gadai Sertifikat

Desa Mekarwangi Kecamatan Lembang menerima alokasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap terbanyak di seluruh KBB 2026 yaitu sebanyak 2.000 sertifikat.

PTSL Mekarwangi Terbanyak di KBB, Pither Tjuandys Ingatkan Bahaya Gadai Sertifikat
Anggota DPRD KBB Pither Tuandys saat menyerahkan PTSL kepada warga Desa Mekarwangi, Lembang. (agus satia negara)

INILAHKORAN.ID - Desa Mekarwangi Kecamatan Lembang menerima alokasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap terbanyak di seluruh Kabupaten Bandung Barat tahun 2026 yaitu sebanyak 2.000 sertifikat tanah. 

Hingga kini hampir 1000 sertifikat sudah diserahkan melalui tiga tahap penyerahan. Seluruh berkas dinyatakan sudah masuk ke BPN dengan target penyelesaian seluruhnya pada akhir November 2026. Usulan awal sesuai jumlah kepala keluarga sebanyak 2117 dan disetujui 2.000 bidang.
 
Anggota DPRD KBB Pither Tjuandys mengaku khawatir dengan perilaku sebagian warga penerima sertifikat. Menurutnya banyak yang langsung menggadaikan dokumen tersebut kepada pihak tidak resmi atau rentenir yang dikenal sebagai bank emok. 

Begitu tidak mampu melunasi maka tanah langsung disita dan hilang dari tangan pemilik. Ia menegaskan sertifikat ini bukan sekadar kertas melainkan fondasi masa depan keluarga yang diperjuangkan negara.
 
"Banyak yang setelah menerima sertifikat langsung menggadaikan ke bank emok atau rentenir. Begitu tidak mampu bayar tanah langsung disita. Sudah banyak kasus seperti itu," kata Pither Rabu (23/9/2026).
 
Pither mengimbau warga yang membutuhkan modal usaha agar menjaminkan sertifikat hanya ke lembaga keuangan resmi seperti Bank BRI yang memiliki program Kredit Usaha Rakyat. 

"Sertifikat PTSL itu aset jangka panjang bukan uang tunai yang dihabiskan sesaat," ucapnya. 

Pither menyebut, kendala sementara saat ini terletak pada kuota penyerahan per hari yang dibatasi BPN sehingga pembagian harus dilakukan bertahap.
 
"Boleh saja dijaminkan tapi ke bank resmi. Bisa untuk buka kios atau berwirausaha. Kalau ke pihak tidak resmi risikonya kehilangan tanah warisan. Sertifikat ini hak yang diperjuangkan negara jangan dipertaruhkan begitu saja," ujarnya.
 
Plt Kepala Desa Mekarwangi Endang Sumpena menjelaskan, penyerahan tahap pertama dilakukan pada 15 Agustus sebanyak 200 sertifikat tahap kedua dua minggu lalu 160 sertifikat dan tahap ketiga hari ini 300 sertifikat. 

"Tahap keempat dijadwalkan 2 Oktober menyisakan 1.340 sertifikat," sebutnya. 

Seluruh berkas sudah diperiksa dan memiliki nomor NIB serta nomor induk bidang sehingga dipastikan lengkap pada November nanti.
 
"Seluruh berkas sudah masuk ke BPN sudah diperiksa sudah ada nomor NIB dan nomor induk bidang. Insya Allah semuanya keluar lengkap bulan November nanti. Mekarwangi yang paling banyak kuotanya se KBB tahun ini," paparnya.
 
Endang juga mengingatkan PTSL bukan sepenuhnya gratis. Warga membayar kontribusi sebesar Rp150.000 per bidang sesuai Keputusan Tiga Menteri. 

"Persyaratannya cukup dengan kuitansi surat keterangan desa dan penunjukan batas tanah tanpa perlu akta jual beli," jelasnya. 

"Selain tanah warga program ini juga mensertifikasi aset desa meliputi tujuh bidang tanah milik desa hampir tiga hektar 23 masjid jami dan musala tanah wakaf serta tiga bidang tanah sekolah," imbuhnya.


Editor : Doni Ramdhani