Puncak Milad ke-6 UM Bandung, Ini Pesan Rektor

Mantan rektor UM Bandung dihadirkan dalam puncak MIlad yang keenam dan diberikan medali peloporan dan dia pun memberikan pesan ini

Puncak Milad ke-6 UM Bandung, Ini Pesan Rektor
Puncak Milad UM Bandung menghadirkan mantan rektor.

INILAHKORAN, Bandung - Ada sesuatu yang berbeda pada Perayaan puncak milad ke-6 Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) yang ke-6. Pihak kampus menghadirkan keluarga dari almarhum Suyatno. Dia adalah mantan rektor pertama UM Bandung.

Sebagai pihak keluarga Suyatno, Indra S sangat berterima kasih kepada pihak kampus. Kata dia, UM Bandung telah memberikan medali kepeloporan yang diberikan kepada Suyatno dan Tjutju Suryati sebagai salah satu pihak yang berjasa atas berdirinya UM Bandung, karena beliau adalah sebagai muwakif tanah tempat berdiri UM Bandung saat ini.

“Kami tahu perjuangan, semangat, dan pengabdian bapak kepada UM Bandung sangat luar biasa. Kami berharap semoga amal ini berguna bagi nusa dan bangsa serta berguna khususnya untuk UM Bandung. Semoga semua itu bisa menjadi amal jariah untuk bapak. Kami berharap UM Bandung semakin jaya dan terus berinovasi,” ucap Indra S, di Auditorium KH Ahmad Dahlan UM Bandung, Jumat 15 Juli 2022.

Baca Juga: Prodi Psikologi dan ULPP UM Bandung Gelar Mental Health Check up

Sementara itu, Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto mengapresiasi seluruh pihak atas doa dan kontribusinya dalam memajukan kampus yang berdiri pada 2016 ini.

Rektor juga berpesan bahwa dalam usia yang baru menginjak enam tahun, UM Bandung perlu memperkuat kolaborasi dalam menerapkan teknologi dan inovasi demi kemajuan UM Bandung.

“Hal ini penting sekali dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memperluas lapangan kerja,” ucap Rektor.

Membangun sistem yang merangsang peningkatan mutu pendidikan, mengembangkan kurikulum yang relevan dengan kondisi saat ini, menurut rektor, termasuk poin-poin penting yang harus segera dilakukan.

Baca Juga: Perjuangan Listia Ena Rahayu Mahasiswa UM Bandung untuk Terbitkan Novel 'Langit Jingga Kelabu'

Rektor juga mengajak semua pihak di UM Bandung bisa mengoptimalkan modal dasar yang menjadi keunggulan UM Bandung selama ini.

Di antaranya gedung kampus yang representatif, inovasi, dosen dengan latar belakang akademik mumpuni, kajian akademik unggul bidang islmic technopreneurship, dan sebagainya.

“Alhamdulillah dalam beberapa bulan terakhir UM Bandung berhasil meningkatkan akreditasi prodi Farmasi dari C ke B, dan mempertahankan prodi PAI tetap B. Untuk meningkatkan kemampuan akademik dosen, UM Bandung telah dan sedang memfasilitasi serta mendorong para dosen untuk menempuh studi doktor,” imbuh rektor.

Dia mengajak semua pihak di UM Bandung untuk terus tanpa henti berkontribusi, berprestasi, dan berkolaborasi.

Baca Juga: UM Bandung Jadi Kampus Swasta yang Berkembang Pesat

Hal itu penting dilakukan, agar UM Bandung terus melahirkan ilmuwan transformasional yang visioner, terus menginspirasi, mampu beradaptasi, berpikir terbuka, dan progresif dalam memberikan solusi bangsa yang berkemajuan.

Sebagai catatan, perayaan puncak milad ke-6 UM Bandung dimeriahkan oleh berbagai kreasi seni dari mahasiswa-mahasiswi UM Bandung, di Auditorium KH Ahmad Dahlan UM Bandung.

Selaim itu, pada puncak perayaan milad ke-6 UM Bandung dihadiri virtual oleh Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, perwakilan keluarga almarhum Suyatno, Ketua PWM Jabar KH Suhada, perwakilan Polda Jabar, Ketua BPH UM Bandung Dadang Kahmad, pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah se-Jawa Barat, muwakif Tjutju Suryati dan keluarga, dan dosen-tendik-mahasiswa UM Bandung. *** (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran