Ramadhan Usai, Warga Bogor Diminta Tetap Jaga Amarah dan Lisan

Ketua DMI Kota Bogor nyampaikan pesan agar masyarakat Kota Bogor bisa menahan lisan dan amarah setelah selama satu bulan berpuasa.

Ramadhan Usai, Warga Bogor Diminta Tetap Jaga Amarah dan Lisan
Masyarakat Kota Bogor diimbaubtetap menjaga lisa dan hati setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
 
INILAHKORAN, Bogor - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bogor H Ade Sarmili yang menjadi imam dan Shalat Iedul Fitri tingkat Kota Bogor tahun 2022 di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin 2 Mei 2022.
 
Dalam khutbah Lebaran Ketua DMI Kota Bogor nyampaikan pesan agar masyarakat Kota Bogor bisa menahan lisan dan amarah setelah selama satu bulan berpuasa.
 
"Sikap amarah dan cacian yang dimiliki kita akan kembali ke pencaci dan pemaki. Cacian dan makian itu akan naik ke langit, dan kalimat itu akan mencari si pencaci. Maka ramadhan mengajarkan untuk mengunci cacian dan makian, maka sia-siasalah puasanya jika diiringi dengan perbuatan tersebut," ungkap Ade Sarmili.
 
Ade melanjutkan, waktunya hari ini momentum untuk mengetatkan bahwa Kota Bogor satu bangsa dan satu kesatuan menjadi masyarakat. 
 
 
"Alangkah indahnya setiap harinya kita menjaga lisan, kita untuk tidak mudah mencaci dan memaki orang lain," terang Ade.
 
Ade memaparkan, rasulullah pernah menginformasikan bahwa ramadhan akan ada klasifikasi, ada orang yang tiba Ramadan hanya menahan lapar dan haus. 
 
"Semoga allah menjadikan puasa kita pada peringkat kedua, yaitu barangsiapa berpuasa dgn keimanan maka allah ampunkan dosa dosa kita," paparnya.
 
 
"Jangan jadikan ramadan tahun ini menjadi ramadan terakhir bagi kami, ampuni segala dosa dosa kami. Limpahkan keberkahan dan kebaikan kepada kami. Terimalah puasa dan ibadah kami," pungkasnya. (Rizki Maukudi)


Editor : inilahkoran