Berawal dari Urunan Rp500 Per Hari, Warga Campaka Garut Berhasil Bangun Masjid Senilai Rp1,1 Miliar
Keinginan gigih warga Campaka Bayongbong Garut berbuah manis mereka berhasil membangun masjid megah dari hasil urunan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut – Berawal dari urunan atau patungan warga Rp500 per hari pada 2014, hingga 2020 warga Kampung Campaka, Desa Sirnagalih, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut bisa membangun masjid senilai Rp1,1 miliar.
Kegigihan warga Kampung Campaka Bayongbong Garut tersebut terbayarkan setelah enam tahun urunan untuk pembangunan masjid megah.
Bahkan, masjid yang dibangun oleh warga Campaka, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut tersebut desainnya semakin bertambah dengan jumlah uang hasil urunan yang dikumpulkan.
Baca Juga: Cek Jadwal SIM Keliling Garut Selasa 7 Juni 2022
Kegigihan warga Campaka untuk membangun masjid dalam istilah Islam dikenal dengan "Man Jadda Wajada" yang memiliki arti "Barang siapa bersungguh-sungguh maka ia akan mendapatkan/berhasil".
Sebuah pepatah inspiratif yang juga populer di kalangan warga Tatar Sunda dengan ungkapan "Sing saha nu keyeng tangtu pareng".
Sebuah prestasi yang tak pernah terbayangkan di benak warga sendiri. Sehingga wajar jika Bupati Garut Rudy Gunawan mengapresiasi keberhasilan warga Cempaka dalam membangun masjid tersebut.
Tentu saja, tidak semuanya murni dibiayai dari hasil iuran warga yang besarnya Rp500 per hari itu. Ada sejumlah donatur yang turut menyumbangkan dananya menyelesaikan pembangunan masjid yang dinamai Masjid Al Ihsan itu.
Akan tetapi, bagaimanapun, keikhlasan serta kekuatan tekad warga mengumpulkan iuran Rp500 setiap harinya itu menjadi pondasi dan pemantik berdatangannya pihak-pihak bersimpati turut menyumbang dana pembangunan masjid.
Menurut perwakilan Panitia Pembangunan Masjid Al Ihsan Dadan, diawali pengumpulan uang dari warga sebesar Rp500 per hari pada 2014 hingga kemudian dinilai cukup memulai membangun masjid yang berhasil diselesaikan pembangunannya pada 2020. Total biaya dihabiskan mencapai sekitar Rp1,124 miliar.
Baca Juga: Gebyar Pesona Budaya Garut Sedot Antusiasme Warga Kota Dodol
Uang dari warga dari iuran harian Rp500 rupiah sendiri berhasil terkumpul sebesar Rp340 juta. Biaya selebihnya diperoleh dari pihak lain yang menyumbang untuk pembangunan masjid.
"Upami bahasa heureuyna mah ieu teh masjid gope. Da awal mulana didinya, dikeureuyeuh-dikeureyeuh, dikempel-dikempel ngabuktos hiji pembangunan (Kalau bahasa candaannya, masjid ini masjid gopek. Sebab awalnya dari situ. Dijalani, dikumpul-kumpul mewujud satu pembangunan)," kata Dadan dalam bahasa Sunda saat Peresmian Masjid Al Ihsan, Senin (6/6/2022).
Dia juga menyebutkan, semula masjid akan dibangun itu berukuran luas tujuh meter kali 14 meter. Namun dalam perkembangannya, ukurannya meluas menjadi 18 meter kali 13 meter saat pembangunannya rampung pada 14 Februari 2020.
Baca Juga: Terbentur Kuota, Hanya 870 dari 1480 Calon Jemaah Haji di Garut Berangkat Tahun 2022 Ini
"Teringat oleh kita semua, di waktu itu tidak terbayang oleh kita semua akan (megah) seperti ini," ujarnya.
Bupati Garut Rudy Gunawan pun mengakui sulit dibayangkan sebuah masjid megah berlantai dua seperti Masjid Al Ihsan dapat dibangun dari pengumpulan iuran warga Rp500 per hari.
"Menurut akal sehat (mustahil), ini gope bisa mendirikan masjid yang begitu megahnya di satu kampung. Tapi Insya Allah rizki yang berkah itu seperti ini," kata Rudy saat meresmikan masjid berlantai dua itu.
Baca Juga: Masjid Agung Kembali Dilanjut, Pemkot Alokasikan Rp26,2 miliar
Rudy pun menyinggung tentang sabda Rasululloh Sollalloohu 'Alaihi Wa Sallam yang menyebutkan ada tiga amal yang tidak akan terputus meskipun yang mengerjakannya sudah meninggal dunia. Salah satunya yakni amal jariah.
"Nah, ini Pak ! Yang menyumbang Bapak-bapak untuk masjid ini yang tadi tiga ratus juta. Ini akan menyelamatkan kita, yang akan memasukan kita ke surga Allah SWT," yakin Rudy.
Mengapresiasi keikhlasan dan kekuatan tekad gotong royong warga itulah, Rudy menyatakan dirinya sengaja memprioritaskan memenuhi undangan warga untuk meresmikan masjid Al Ihsan itu.(zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


