Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Purnawirawan TNI di Lembang jadi Tontonan, Warga Ingin Tahu Kejadiannya 

Aparat kepolisian melakukan rekonstruksi yang digelar di Jalan Adiwarta RT 01/12, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Di lokasi itu merupakan TKP pembunuhan purnawirawan TNI di Lembang yang menghebohkan beberapa waktu lalu.

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Purnawirawan TNI di Lembang jadi Tontonan, Warga Ingin Tahu Kejadiannya 
Lokasi TKP kasus pembunuhan purnawirawan TNI di Lembang menyita perhatian masyarakat sekitar. Lantaran, ada agenda rekonstruksi yang dilakukan aparat penegak hukum, Senin 5 September 2022. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Lokasi TKP kasus pembunuhan purnawirawan TNI di Lembang menyita perhatian masyarakat sekitar. Lantaran, ada agenda rekonstruksi yang dilakukan aparat penegak hukum, Senin 5 September 2022.

Tindakan rekonstruksi itu digelar di Jalan Adiwarta RT 01/12, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Di lokasi itu merupakan TKP pembunuhan purnawirawan TNI di Lembang yang menghebohkan beberapa waktu lalu.

Sejak pagi hari, warga berkumpul di sekitar lokasi olah TKP yang sudah disterilkan aparat kepolisian. Berdasarkan pantauan, warga bisa melihat jalannya rekonstruksi kasus pembunuhan purnawirawan TNI di Lembang.

Kendati demikian, lantaran akses jalan yang hanya muat untuk mobil kecil membuat warga tidak leluasa melihat jalannya rekonstruksi secara lebih dekat. Mereka tampak berkumpul di gang jalan masuk seperti di pelataran parkir Pasar Panorama Lembang dan Jalan Adiwarta.

Salah seorang warga Kampung Cijeruk, Lembang, Sutimin (57) mengatakan, dirinya sejak pagi sudah berada di lokasi rekonstruksi. Ia mengaku, ingin melihat lebih dekat kejadian yang sempat membuat heboh warga Lembang ini. Serta melihat langsung wajah pelaku. 

"Penasaran ingin liat dari dekat kejadiannya kaya gimana," katanya, Senin 5 September 2022.

Senada dengan Sutimin, warga lainnya Neneng (52) mengaku penasaran bagaimana rekonstruksi dilakukan. Sebab dirinya saat kejadian sempat melihat saat mobil korban menabrak mobil lain usai ditusuk oleh pelaku. 

Sehingga, dirinya ingin mengetahui seperti apa kronologisnya karena sejak kejadian rumah toko pelaku hingga kini tutup. 

"Saya ikuti perkembangan beritanya dari awal, jadi pengen tahu gimana-gimananya," kata penjual gorengan yang sehari-hari jualan tidak jauh dari lokasi kejadian penusukan ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan purnawirawan TNI di Lembang itu menimpa Muhammad Mubin (63) sebagai korban. Henry Hernando (30) telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan sadis ini yang menusuk korban sebanyak lima kali dengan menggunakan sebilah pisau dapur.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani