Rencana Dedi Mulyadi Seiring Berakhirnya Masa Tugas Satgas Citarum Harum
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sudah memiliki agenda tersendiri, dalam memulihkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sudah memiliki agenda tersendiri, dalam memulihkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.
Seiring dengan habisnya masa tugas Satgas Citarum Harum, yang habis pada 2025 ini, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) 15/2018.
Dedi Mulyadi atau KDM mengatakan, setelah menyelesaikan persoalan banjir di Bekasi, pihaknya akan kembali menyelesaikan Sungai Citarum.
"Tahun ini mau kita beresin. Kita mau solusi yang terbaik. Saya mau mengamati yang agak parah di wilayah Bekasi, Bekasi, Bogor. Setelah itu naik beresin Citarum. Saya solusinya sudah ada, begitu saya turun ke sungai. Alurnya dimana, nanti ketemu sumbernya," ujar KDM di Kota Bandung, Kamis 13 Maret 2025.
Agendanya pasca berakhirnya tugas Satgas Citarum Harum, adalah dengan kembali melibatkan TNI, baik Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Serta melibatkan kepolisian, dalam penanganan Sungai Citarum.
"Dari situ kelembagaan bekerja. Saya ingin koordinasikan dengan Danramil, Kapolsek untuk mengawasi sungai di lingkungan kerja masing-masing. Dalam Sunda, sungai ada empat. Susukan, walungan. Nah empat ini harus terkoneksi dengan baik tanpa hambatan," ucapnya.
Sejauh ini kata dia, sudah ada beberapa aparat yang terlibat dalam penanganan Sungai Citarum. Khususnya dari masalah sampah.
"Hari ini sudah mulai salah satu Danramil di Kabupaten Bandung, setiap hari mengoordinasikan orang yang membersihkan sungai. Polsek di Babelan (Bekasi) lagi mengoordinasikan pengerukan sungai, pembersihan lingkungan dan supporting dari Pangdam, Kapolda luar biasa," kata dia.
KDM berharap, dengan keterlibatan unsur TNI dan Polri hingga tingkat kecamatan, dapat mengakselerasi pemulihan Sungai Citarum.
Terutama mengenai masalah yang selalu terjadi. KDM menargetkan, dalam enam bulan ke depan Sungai Citarum dan Jabar bebas sampah.
"Dalam enam bulan Jabar harus bebas sampah. Ini yang kita lagi cari cara karena kalau sampah sudah selesai, terkunci dengan baik, yang lain gampang," ujar KDM.***
Editor : JakaPermana


