Ridwan Kamil Dorong Pemkab Bandung Barat Segera Jadikan Status Darurat, Merespons Kebakaran TPA Sarimukti

Guna mengatasi kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir Sampah atau TPA Sarimukti, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengaku telah berkoordinasi dengan Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan.

Ridwan Kamil Dorong Pemkab Bandung Barat Segera Jadikan Status Darurat, Merespons Kebakaran TPA Sarimukti
Ridwan Kamil menuturkan, Pemprov Jabar telah meminta Pemkab Bandung Barat untuk segera menetapkan kondisi darurat agar Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) secepatnya turun tangan terkait insiden kebakaran TPA Sarimukti. Mengingat, Pemprov maupun Pemkab memiliki keterbatasan alat, untuk menyelesaikan persoalan tersebut. (dok)

INILAHKORAN, Bandung - Guna mengatasi kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir Sampah atau TPA Sarimukti, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengaku telah berkoordinasi dengan Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan.

Ridwan Kamil menuturkan, Pemprov Jabar telah meminta Pemkab Bandung Barat untuk segera menetapkan kondisi darurat agar Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) secepatnya turun tangan terkait insiden kebakaran TPA Sarimukti. Mengingat, Pemprov maupun Pemkab memiliki keterbatasan alat, untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Saya sudah minta Pak Hengki dulu di level ini untuk menyelenggarakan darurat (kebakaran TPA Sarimukti), supaya BNPB bisa hadir. Tadi malam saya sudah koordinasi, karena alat-alat eksisting kita tidak bisa menjangkau wilayah yang terlalu luas itu," ujar Ridwan Kamil di El Royal, Kota Bandung, Rabu 23 Agustus 2023.

Dia menambahkan, kebakaran diduga akibat ada oknum pemulung yang membuang puntung rokok sembarangan sehingga memicu kejadian tersebut. Maka dari itu dia meminta kepada seluruh pihak, untuk menerapkan kedisiplinan terutama di kawasan rawan bencana.

"Itu akibat ada pemulung melempar puntung rokok di area yang panas dan mudah terbakar. Makanya kedisiplinan itu kunci dalam situasi seperti ini," ucapnya.

Terlepas dari itu, Ridwan Kamil optimistis masalah kebakaran TPAS Sarimukti dapat segera selesai, dimana harapannya hari ini kobaran api bisa dipadamkan oleh petugas.

"Tapi krisis ini sedang kita selesaikan. Insyaallah hari ini selesai," imbuhnya.

Mengingat situasi ini dikhawatirkan akan memberi dampak lebih luas, yakni penumpukan sampah di daerah kota/kabupaten yang memanfaatkan TPA Sarimukti.

"Berdampak juga kesana, intinya semua sedang diatur agar pelayanan sampah tidak terganggu dan masalah kebakaran bisa selesai. Selama Sarimukti bisa di handle, di Sarimukti aja. Legok Nangka kan tidak menerima open dumping," tandasnya.*** (yuliantono)


Editor : Doni Ramdhani