Safari Ramadan di Kedungjaya Cirebon, Dedi Mulyadi Soroti Kasus Perdagangan Orang
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dan penguatan sumber daya manusia (SDM).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dan penguatan sumber daya manusia (SDM).
Hal tersebut disampaikan Dedi saat Safari Ramadan di Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Sabtu malam 28 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM menyampaikan keprihatinannya atas dugaan adanya warga Kabupaten Cirebon yang menjadi korban human trafficking. Dia meminta pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum bertindak cepat dan tegas.
“Saya sangat prihatin mendengar adanya kabar warga Cirebon yang menjadi korban human trafficking. Ini harus diusut tuntas dan tidak boleh ada pembiaran,” ujarnya.
KDM juga mengingatkan para orang tua agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas asal-usulnya. Menurutnya, pencegahan paling efektif dimulai dari lingkungan keluarga.
KDM mendorong Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk memperkuat edukasi dan pengawasan di tingkat desa serta kecamatan guna mengantisipasi potensi tindak pidana perdagangan orang.
Selain menyoroti isu sosial, dia juga meminta pembangunan infrastruktur harus diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM. Menurutnya, pembangunan fisik tidak akan optimal tanpa kesiapan dan kedisiplinan masyarakat.
“Kalau infrastrukturnya bagus, tapi manusianya tidak siap, tidak disiplin, dan tidak terdidik, maka semuanya akan rusak. Pembangunan itu harus seimbang antara fisik dan manusianya,” ungkapnya.
Dia menilai, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari jalan mulus atau gedung megah, melainkan dari kualitas generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing.
Dalam kesempatan tersebut, KDM juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemprov Jabar. Ia memastikan penghematan dilakukan agar alokasi dana lebih optimal dan tepat sasaran, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur berkualitas yang dibarengi penguatan SDM.
“Kita ingin setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah benar-benar kembali dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Barat,” akunya.
Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron , menyampaikan apresiasi atas kunjungan gubernur ke wilayahnya. Ia menilai kehadiran tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah provinsi terhadap Kabupaten Cirebon.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Gubernur. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Imron.
Imron berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten semakin kuat, terutama dalam menangani persoalan sosial serta mempercepat pembangunan SDM dan infrastruktur di Kabupaten Cirebon. ***
Editor : JakaPermana


