Sambangi Ponpes Darul Falah Cihampelas KBB, Arsan Latif Minta Didoakan Hal ini

Lahirnya Kabupaten Bandung Barat (KBB) sebagai salah satu daerah pemekaran dari Kabupaten Bandung tidak terlepas dari peran ulama yang senantiasa berkhidmah untuk menjadikan Bandung Barat sebagai kabupaten yang religius.

Sambangi Ponpes Darul Falah Cihampelas KBB, Arsan Latif Minta Didoakan Hal ini
Dibalik kekagumannya terhadap pendiri Ponpes Darul Falah, Arsan Latif juga menyebut bahwa almarhum KH Asep Burhanuddin sebagai sosok pendiri KBB. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Lahirnya Kabupaten Bandung Barat (KBB) sebagai salah satu daerah pemekaran dari Kabupaten Bandung tidak terlepas dari peran ulama yang senantiasa berkhidmah untuk menjadikan Bandung Barat sebagai kabupaten yang religius.

Salah satunya, seperti KH Asep Burhanuddin yang tak lain pendiri sekaligus pemimpin Pondok Pesantren Darul Falah Cihampelas KBB yang berdiri pada 1970 silam.

Pada mulanya, Darul Falah merupakan sebuah lembaga pesantren tradisional (Salafi murni). Namun, seiring dengan perkembangan dan tuntutan zaman, pada tahun 1985 pesantren ini dikembangkan menjadi lembaga formal yaitu Yayasan Pondok Pesantren Darul Falah Bandung Barat.

Kemudian, di tahun yang sama juga didirikan pendidikan formal sekolah menengah pertama SMP Darul Falah. Selang 10 tahun berjalan, didirikanlah sekolah menengah atas SMA Darul Falah pada tahun 1993.

Selanjutnya, pada tahun 2000 berdiri Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Falah. Kemudian, pada tahun 2012 kembali berdiri SMPDF II.

Selain itu, KH Asep Burhanuddin diketahui pernah menjabat sebagai Rais Syuriah PWNU Jawa Barat selama dua periode, yakni pada 2006-2011 silam.

Peran KH Asep Burhanuddin dalam memperkuat aqidah, amaliah ibadah dan akhlaqul karimah umat ini mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat. Khususnya, Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif.

Kendati KH Asep Burhanuddin telah kembali ke haribaan sang Khalik pada 28 September 2023 silam, namun jasa almarhum dalam berkhidmah untuk umat, mulai dari ilmu, pikiran dan perjuangannya telah membawa perubahan besar bagi KBB.

"Semuanya didedikasikan sebagai khidmah untuk umat. Beliau menjadi tauladan melalui perjuangan dan kemandiriannya yang kini dilanjutkan dzurriyahnya yakni KH. Anwar Hidayat," kata Arsan usai menghadiri Silaturahmi Ponpes Darul Falah Bandung Barat Bersama Masyarakat dan Pelaksanaan Salat Sunnah Utaqo baru-baru ini

Tak hanya itu, dibalik kekagumannya terhadap KH Asep Burhanuddin, orang nomor satu di KBB itu juga menyebut bahwa almarhum KH Asep Burhanuddin sebagai sosok pendiri Bandung Barat.

Di matanya, KH Asep Burhanuddin merupakan sosok mulia yang berharap Bandung Barat menjadi kabupaten yang religius yang memiliki pemimpin profesional, adil dan amanah. Serta, berusaha berkhidmah untuk masyarakat yang berkemajuan.

"Oleh karena itu, KBB saat ini memiliki jargon Senyum yang memprioritaskan nilai spiritual sebagai dasar dalam berkiprah," ungkap Arsan.

Dalam kegiatan silaturahmi itu pun Arsan berharap seluruh masyarakat Bandung Barat senantiasa mendapatkan hidayah dan inayah-Nya. Sehingga, semua kiprah yang dijalani bisa bernilai ibadah.

Tak lupa, Arsan pun memohon doa kepada semua pihak, baik ulama maupun masyarakat Bandung Barat agar mampu menata dan menyelaraskan KBB sesuai dengan rel pemerintahan yang diamanatkan kepada dirinya.

"Atas nama Pemkab Bandung Barat, wilujeung boboran siyam, minal aidzin wal faizin mohon maaf lahir batin," ucapnya.

"Mohon doa semuanya saya mendapat amanat di KBB agar mampu menata dan menyelaraskan sesuai dengan rel pemerintahan yang diharapkan," pungkasnya. (Diskominfotik KBB)


Editor : Doni Ramdhani