Satgas Pangan Polrestabes Bandung Pantau Harga Bapokting di Pasar Kosambi

Satgas Pangan Unit Tipidter Satreskrim Polrestabes Bandung bersama instansi terkait melakukan monitoring ketersediaan dan harga bapokting di Pasar Kosambi.

Satgas Pangan Polrestabes Bandung Pantau Harga Bapokting di Pasar Kosambi
Kasat Reskrim Anton dari Polrestabes Bandung menyampaikan, secara umum ketersediaan bapokting di Pasar Kosambi masih aman dan harga relatif stabil. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Satgas Pangan Unit Tipidter Satreskrim Polrestabes Bandung bersama instansi terkait melakukan monitoring ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok penting (bapokting) di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Kamis 12 Maret 2026.

Monitoring ini dilakukan sebagai upaya memastikan ketersediaan stok serta memantau perkembangan harga bapokting di pasar tradisional.

Kasat Reskrim Anton dari Polrestabes Bandung menyampaikan, secara umum ketersediaan bapokting di Pasar Kosambi masih aman dan harga relatif stabil.

“Dari hasil pemantauan, stok bapokting seperti beras, daging, minyak goreng, telur, dan sayuran masih tersedia dengan baik di pasar. Sebagian besar harga juga masih berada pada kisaran harga yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya, didampingi Kanit Tipiter Satreskrim Polrestabes Bandung Iptu Andi Fika. 

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, harga sejumlah komoditas antara lain beras SPHP Rp12.500 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, beras premium Rp14.900 per kilogram, daging ayam broiler sekitar Rp40.000 per ekor, bawang merah Rp40.000 per kilogram, bawang putih Rp38.000 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.700 per liter, serta telur ayam ras sekitar Rp30.000 per kilogram.

Sementara itu, untuk komoditas cabai rawit merah atau cengek domba tercatat masih berada di kisaran Rp100.000 per kilogram. Menurut Anton, kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor pasokan yang masih terbatas serta meningkatnya permintaan menjelang bulan Ramadhan.

“Untuk cabai rawit merah memang masih relatif tinggi, salah satunya karena belum memasuki masa panen sehingga pasokan masih terbatas, sementara permintaan mulai meningkat,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, harga daging sapi di Pasar Kosambi saat ini berkisar Rp140.000 per kilogram dan masih dalam batas harga acuan pemerintah. Adapun harga yang lebih tinggi biasanya berlaku apabila konsumen meminta daging yang sudah dibersihkan dari lemak.

Pihaknya juga mengimbau para pedagang untuk tetap memperhatikan ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah, sekaligus memastikan distribusi bahan pokok tetap berjalan dengan baik.

“Kami bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok bagi masyarakat,” tutupnya.


Editor : Doni Ramdhani